Langkah Nyata Kurangi Limbah Makanan saat Bukber
- 06 Mar 2026 09:06 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Buka puasa bersama (bukber) sering kali menjadi momen sekaligus menjadi tradisi yang dinanti untuk mempererat silaturahmi. Namun, di balik itu, terdapat tantangan besar yang kerap terabaikan: tumpukan sisa makanan yang berakhir di tempat sampah. Fenomena food waste atau mubazir pangan ini cenderung meningkat drastis selama bulan Ramadan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Berikut adalah beberapa langkah nyata yang bisa dilakukan agar momen kebersamaan tetap bermakna tanpa menyisakan limbah:
- Pesan Secukupnya
Langkah paling efektif adalah melakukan pemesanan di awal dengan porsi yang terukur. Bagi penyelenggara acara, pastikan jumlah tamu yang hadir terkonfirmasi secara akurat untuk menghindari kelebihan porsi katering. - Ambil Secukupnya
Jika bukber diadakan dengan sistem prasmanan, sebaiknya mengambil porsi kecil terlebih dahulu. Mengambil makanan dalam jumlah banyak sekaligus sering kali berakhir dengan sisa di piring yang tidak boleh dikonsumsi lagi oleh orang lain. - Gerakan “ Bawa Wadah Sendiri “
Salah satu langkah paling praktis adalah membawa wadah makan sendiri dari rumah. Jika terdapat makanan yang belum tersentuh di meja, tamu atau panitia bisa langsung membungkusnya untuk dibawa pulang sebagai menu sahur. Ini jauh lebih baik daripada membiarkan makanan tersebut dibuang oleh pihak restoran. - Optimalisasi Penyimpanan
Segera simpan sisa makanan yang masih layak dalam wadah kedap udara setelah suhu ruangnya turun. Mengelompokkan sisa makanan berdasarkan jenisnya (lauk pauk, sayur, buah) akan memudahkan proses pemanasan kembali untuk konsumsi berikutnya tanpa merusak cita rasa. - Mengelola Sisa Organik Menjadi Kompos
Untuk sisa makanan yang memang sudah tidak bisa dikonsumsi (seperti kulit buah atau tulang), pastikan sampah tersebut dipilah. Sisa organik ini dapat diolah menjadi kompos daripada tercampur dengan sampah anorganik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang memicu gas metana.
Dengan memesan secukupnya dan mengelola sisa makanan dengan bijak, kita telah berkontribusi dalam gerakan besar menjaga lingkungan. Selamat menjalankan ibadah puasa, mari kita wujudkan Ramadhan yang minim sampah dan penuh berkah." (Yuanita)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....