Public Speaking: Bakat atau Skill yang Bisa Dipelajari?

  • 18 Feb 2026 17:02 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Di era media sosial, semua orang memiliki ruang untuk bersuara. Untuk dapat menyuarakan pesan kita secara lisan di media sosial, dibutuhkan sebuah kemampuan berbicara atau public speaking.

Public speaking bukanlah bakat bawaan, tapi skill yang bisa diasah. Sama seperti cerita Maya Dwira, Duta Pembicara Muda Indonesia. Ia bukanlah sosok yang sejak kecil langsung memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.

Dari anak yang super pemalu di kelas 1 sampai 4 SD, Maya berproses lewat lomba dongeng dan berbagai kompetisi public speaking hingga akhirnya berhasil menemukan kepercayaan dirinya. Menurutnya, keluar dari zona nyaman adalah langkah pertama untuk jadi pembicara yang percaya diri.

Perjalanannya selama menjadi Duta Pembicara Muda Indonesia pun tidak instan. Ia harus melewati berbagai tahapan: seleksi berkas, wawancara, sampai sesi mentoring bersama para pembicara inspiratif.

Di tengah kesibukan skripsi, Maya tetap nekat ambil kesempatan karena merasa ini momen yang tepat untuk kembali mengasah kemampuan public speaking nya. “Kadang kita nunggu siap dulu, padahal siap itu datang setelah kita berani mulai” ujar Maya, Rabu (18/2/2025).

Tampil di depan umum sangat wajar jika mengalami yang namanya gerogi dan belibet. Menurutnya, Grogi itu bukan hal yang harus dihilangkan, tapi untuk dikendalikan. “Belibet itu wajar, yang nggak wajar kalau berhenti karena takut salah,” tambahnya.

Di era media sosial yang serba cepat, Maya juga menekankan bahwa public speaking bukan cuma soal teknik, tapi juga soal personal branding. Jangan tunggu sempurna untuk mulai berbicara. Ambil kesempatan, latih diri, dan biarkan proses yang membentuk kepercayaan diri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....