Cegah Judi Online pada Remaja sejak Dini

  • 18 Feb 2026 15:48 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Judi online ibarat narkoba digital, diam-diam merusak masa depan tanpa kita sadari. Pencegahan judi online pada remaja harus dimulai dari rumah karena keluarga adalah benteng pertama yang melindungi remaja dari godaan digital.

Komunikasi rutin seperti family time minimal seminggu sekali bisa menjadi ruang aman bagi anak untuk bercerita. Remaja yang merasa didengar cenderung lebih terbuka dan tidak mencari pelarian negatif di luar.

“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah anak muda terjerat judi online, karena pengawasan dan komunikasi yang baik dimulai dari rumah.” ujar Andreas Andrie Djatmiko, S.H., M.Hum selaku Pengamat Politik dan Hukum Universitas Bhinneka PGRI, Selasa (17/02/2025).

Selain keluarga, sekolah dan kampus juga perlu aktif memberikan edukasi tentang bahaya judi online. Literasi keuangan dan pemahaman hukum harus terus disosialisasikan agar remaja paham risiko sebelum mencoba.

Pemerintah pun memiliki peran penting melalui pemblokiran situs dan penegakan hukum yang tegas. Meski begitu, pengendalian diri tetap menjadi kunci utama karena teknologi tidak mungkin dijauhkan dari kehidupan sehari-hari.

Bagi remaja yang sudah terlanjur kecanduan, pendekatan rehabilitatif lebih dianjurkan daripada sekadar hukuman. Dukungan keluarga dan figur yang dihormati dapat membantu memulihkan kondisi mental mereka.

Pencegahan judi online bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi tanggung jawab orang tua, guru, teman, dan juga setiap individu. Dengan literasi digital yang baik, komunikasi yang terbuka, serta lingkungan yang saling menguatkan, generasi muda dapat terlindungi dari jerat judi online dan ruang digital pun bisa menjadi lebih sehat, aman, serta produktif untuk masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....