Meraih Bahagia Sejati Melalui Qonaah dan Kehidupan Islami

  • 05 Feb 2026 17:04 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- dalam Islam tidak hanya diukur dari keberhasilan materi, tetapi dari ketenangan hati dan kualitas kehidupan yang dijalani. Hal tersebut disampaikan Ustadz Dr. H. M. Amsiyono Q. A., S.H., S.Ag., M.Sy. dalam tausyiah Mutiara Pagi yang disiarkan melalui PRO 1 RRI Malang.

Menurut Ustadz Amsiyono, salah satu kunci utama kebahagiaan adalah rasa cukup atau qonaah. Sikap ini membuat seseorang mampu menerima dan mensyukuri segala ketentuan Allah SWT.

“Qonaah itu bukan berarti pasrah tanpa usaha, tetapi merasa cukup dengan apa yang Allah berikan setelah kita berikhtiar,” ujarnya, Kamis 5 Februari 2026.

Ia menambahkan, kebahagiaan juga tercermin dari ketenangan jiwa. Ketenangan tersebut lahir dari hati yang senantiasa mengingat Allah SWT dan tidak mudah goyah oleh persoalan dunia.

“Hati yang dekat dengan Allah akan lebih tenang. Ketenangan inilah yang menjadi ciri orang-orang yang bahagia,” ucap Ustadz Amsiyono.

Lebih lanjut, ia mengaitkan kebahagiaan dengan Empat Pilar Kebahagiaan sebagaimana disampaikan Rasulullah SAW, yakni memiliki pasangan hidup yang sholeh atau sholehah, anak-anak yang berbakti, lingkungan pergaulan yang baik, serta rezeki yang berkah di negeri sendiri.

“Kalau rumah tangga kita sholeh, anak-anak berbakti, lingkungan mendukung kebaikan, dan rezeki kita halal serta berkah, maka itu sudah merupakan kebahagiaan yang besar,” ungkapnya.

Menurutnya, keempat pilar tersebut akan semakin sempurna apabila diiringi dengan amal ibadah yang saleh, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....