Pembedah Buku Soroti Kelebihan Dan Kekurangan Karya
- 04 Feb 2026 16:03 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Pembedah buku, Panjilmo Putri, S.Pd., M.Si., guru SMAN 9 Malang sekaligus konsultan pendidikan, memberikan pandangannya terhadap buku Pengantar Studi Islamisasi Sosiologi dalam acara bedah buku di Studio 1 RRI Malang, Rabu (4/2/2026). Ia menilai buku tersebut memiliki kontribusi penting dalam memperkaya kajian sosiologi berbasis perspektif Islam di Indonesia.
Menurut Panjilmo, salah satu kelebihan buku ini terletak pada desain sampulnya yang komunikatif. “Cover buku menampilkan kontradiksi sosial antara mal dan santri yang keluar dari masjid, itu sangat merepresentasikan realitas masyarakat kita,” katanya. Selain itu, buku ini telah memiliki ISBN dan tersedia dalam dua versi, cetak dan ebook, yang terbit pada Maret 2025.
Ia juga mengapresiasi keberanian penulis memasukkan puisi berjudul Qolbu di bagian awal buku. “Puisi ini memberi sentuhan emosional sebelum pembaca masuk ke pembahasan akademik,” ungkapnya. Menurutnya, pendekatan tersebut jarang ditemukan dalam buku sosiologi yang umumnya kaku dan teoritis.
Namun demikian, Panjilmo juga menyampaikan beberapa catatan kritis. Ia menilai istilah “islamisasi” dalam judul berpotensi menimbulkan kesan pemaksaan. “Kalau menggunakan judul sosiologi Islam, mungkin kesannya lebih netral,” jelasnya. Ia juga menyoroti tidak adanya komentar atau testimoni dari tokoh maupun ahli yang seharusnya bisa memperkuat legitimasi akademik buku tersebut.
Selain itu, ia mencermati pembahasan stratifikasi sosial yang dinilai belum lengkap. “Stratifikasi terbuka dan tertutup dijelaskan, tetapi stratifikasi campuran tidak dibahas,” pungkasnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa secara keseluruhan buku ini layak dibaca dan menjadi referensi penting bagi pelajar, akademisi, dan pemerhati sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....