Ukuran Cukup Rejeki, Ada pada Berkah

  • 30 Jan 2026 08:22 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Rejeki yang cukup bukanlah dari berapa besarnya tetapi dari berkahnya, hal ini dikatakan ustadz Nur Cholis, SE diacara Cahyaning Ati Pro 4 RRI Malang, Jum’at (30/1/2026) pagi.

“Cukupnya rejeki bukanlah dari banyaknya, tapi dari berkah tidaknya rejeki kita, dalam rezeki itu bukan seberapa banyak penghasilan dan materi yang didapatkan, melainkan berkah yang ada di dalamnya. Sementara, berkah itu tidak bisa diukur dan tidak memiliki ukuran," katanya.

Beliau menjelaskan lebih lanjut bahwa rejeki semua orang sudah dijamin oleh Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam surat Hud ayat 6 yang artinya “Dan tidakadasatumakhlukmelata pun di bumimelainkan Allah yang memberirezekinya.” Banyak harta tidak menjamin merasa cukup.

Rasulullah bersabda: “Bukanlahkekayaanitukarenabanyaknyaharta, tetapikekayaanadalah kaya hati.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Apa itu berkah dalam rezeki Berkah berarti kebaikan yang bertambah dan membawa manfaat. Allah berfirman:

“Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami limpahkan kepada mereka keberkahan.” (QS. Al-A’raf: 96).

Ukuran cukup menurut Islam, Islam mengajarkan hidup seimbang. Firman Allah: “Dan orang-orang yang apabilamembelanjakanharta, mereka tidak berlebihan dan tidak kikir.” (QS. Al-Furqan: 67).

Qana’ah membuat hati merasa kaya. Rasulullah bersabda: “Sungguh beruntung orang yang diberi rezeki yang cukup dan dijadikan qana’ah.” (HR. Muslim).

Rezeki halal membawa ketenangan, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah itubaik dan tidak menerima kecuali yang baik.” (HR. Muslim).

Syukur membuka tambahan nikmat, Allah SWT berfirman: “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7). Sedekah tidak mengurangi harta

Rasulullah bersabda: "Harta tidak akan berkurang karena sedekah.” (HR. Muslim). Berkah terlihat dari ketenangan hati, Allah berfirman:

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28). Doa meminta rezeki yang cukup, Rasulullah berdoa:

“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal.” (HR. Tirmidzi). Rezeki yang berkah membuat bermanfaat, Rasulullah bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad). Sedikit dan banyak sama-sama ujian, Allah SWT berfirman: “Kami mengujikamudengankeburukan dan kebaikansebagaicobaan.” (QS. Al-Anbiya: 35)," Jelasnya.

Dalam penutupnya beliau kembali mengingatkan kita sebagai ummat muslim harus tetap mensyukuri rejeki yang Allah berikan kepada kita karena Allah SWT sudah menjamin rejeki kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....