Sampaikan Nasihat Dengan Lembut, Tanpa Merendahkan
- 18 Mei 2025 20:40 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Dalam program Dialog Tausiyah “Mutiara Pagi” Pro 1 RRI Malang, Rendra pendengar dari Jember menyampaikan pertanyaan menarik seputar adab dalam menasihati orang lain di masyarakat. Ia mengaku sering merasa bingung bagaimana menyampaikan saran kepada orang yang berbeda usia, status sosial, atau latar belakang, tanpa menyinggung perasaan.
Menjawab hal tersebut, Ustadzah Hj. Dewi Latifah menegaskan bahwa dalam Islam, menyampaikan nasihat merupakan bagian dari amar ma’ruf nahi munkar, namun harus dilakukan dengan adab dan kelembutan.
“Jangan merasa lebih baik dari yang kita nasihati. Niatkan karena kasih sayang, dan sampaikan dengan bahasa yang halus dan bijak,” jelasnya, Senin (19/5/2025).
Ustadzah Dewi mengutip contoh dari Nabi Musa AS yang diperintahkan Allah untuk berkata lemah lembut bahkan kepada Fir’aun. Ia mengingatkan bahwa pilihan kata, nada bicara, dan waktu penyampaian sangat menentukan apakah nasihat akan diterima atau justru menimbulkan penolakan.
Respon dari pendengar sangat positif terhadap pembahasan ini. Banyak yang mengakui sering mengalami dilema serupa dalam kehidupan sosial, dan merasa terbantu dengan arahan praktis yang sesuai dengan tuntunan Islam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....