Meningkatkan Kesehatan Tanaman dengan Pupuk Kompos
- 09 Mei 2025 12:31 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Kompos merupakan salah satu cara alami untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi limbah organik. Proses pengomposan dapat menggunakan sisa makanan, dedaunan, atau bahan organik lainnya yang dapat terurai menjadi pupuk kaya nutrisi. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, penggunaan kompos menjadi solusi yang efektif dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Dikutip dari Waste4Change pada Jum'at (9/5/2025), sampah sisa makanan masih mendominasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jumlahnya pun jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan sampah plastik, sebesar 28,3 persen dari 21,53 juta ton sampah. Padahal, sampah organik adalah sampah yang paling mudah untuk terurai dan memiliki banyak manfaat jika dikelola dengan baik, salah satunya kompos.
Salah satu manfaat utama kompos adalah meningkatkan kualitas tanah. Kompos mengembalikan bahan organik ke dalam tanah, sehingga meningkatkan struktur dan kesuburan tanah. Hal ini karena kompos mengandung oksigen dengan mikroorganisme di dalamnya yang membantu pertumbuhan dan kesehatan tanaman.
Keunggulan lain dari kompos adalah bebas bahan kimia. Berbeda dengan pupuk yang lain, kompos merupakan alternatif yang lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Dengan menggunakan kompos, petani dan pekebun dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang dapat mencemari tanah dan air.
Selain manfaat bagi tanaman, penggunaan kompos juga mengurangi limbah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat menghasilkan gas metana, yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Dengan memanfaatkannya menjadi kompos, masyarakat dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung gaya hidup berkelanjutan. (MD)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....