Radio: Imajinasi, Nostalgia, dan Passion yang Tak Pudar
- 17 Feb 2025 16:15 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Dalam rangka memperingati Hari Radio Sedunia yang jatuh pada 13 Februari lalu, Dialog Malang Pagi Ini di Pro 1 RRI Malang menghadirkan Danis Kirana, Co-Founder Dako Indonesia sekaligus mantan penyiar Radio Kencana Malang.
Danis berbagi pengalaman dan pandangannya mengenai peran radio di era digital serta harapannya terhadap industri radio kedepan.
Danis bercerita bahwa kecintaannya terhadap dunia radio berawal sejak ia masih duduk di bangku SD. Ia mengatakan, radio membangun imajinasinya dan menjadi media yang luas untuk bereksplorasi. Baginya, radio bukan hanya sebagai pintu masuk saja, tetapi sebagai wadah untuk belajar banyakhal baru.
“Waktu SMP, saya sudah mengikuti pelatihan di RRI, meskipun seharusnya hanya untuk peserta minimal SMA,” ungkapnya.
Danis juga menyoroti mengenai perbedaan radio dulu dan sekarang. Meskipun generasi muda saat ini cenderung menganggap radio sekadar pemutar lagu atau penyampai informasi, tetapi esensi radio sebagai media yang unik dan penuh imajinasi tetap tidak tergantikan.
Ia meyakini bahwa meskipun era digital terus berkembang dengan kehadiran podcast dan platform streaming lainnya, radio tetap memilikitempat tersendiri sebagai media yang mampu membangun komunikasi dengan pendengarnya secara lebih mendalam.
Ketika mendapat pertanyaan tentang kenangan yang paling dirindukan dari dunia radio, Danis menyebutkan bahwa proses persiapan siaran dan interaksi dengan pendengar merupakan hal yang selalu membekas di hatinya.
Menurutnya, siaran radio bukan hanya sekadar berbicara di udara, tetapi juga tentang membangun relasi yang berkelanjutan dengan narasumber dan pendengar.
Sebagai pesan bagi para penyiar dan generasi muda yang tertarik terjun ke dunia radio, Danis menegaskan pentingnya menemukan passion sebelum berkecimpung di industri ini. Danis menekankan bahwa radio adalah media yang sangat baik untuk belajar public speaking, story telling, dan komunikasi secara lebih luas.
“Yang terpenting, manfaatkan setiap kesempatan untuk membangun relasi, bukan hanya saat siaran, tetapi juga dalam kehidupan nyata,” tambahnya.
Harapan Danis terhadap industri radio ke depan adalah agar tetap eksis dan menjadi media yang mampu menginspirasi generasi muda untuk lebih berimajinasi. Ia percaya bahwa radio bukan hanya media nostalgia, tetapi juga ruang belajar, hiburan, dan sumber informasi yang akan selalu relevan. Radio akan selalu menjadi rumah bagi mereka yang ingin berbagi cerita, membangun imajinasi, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....