NUQEShop Dorong Daur Ulang Limbah Kain
- 06 Okt 2026 14:52 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- NUQESHOP mendorong pemanfaatan kembali kain bekas untuk mengurangi limbah sekaligus memperkuat gerakan pelestarian wastra Nusantara secara berkelanjutan. Kain yang masih dapat digunakan sebaiknya dimanfaatkan kembali daripada langsung dibuang begitu saja.
“Kain berbahan tebal seperti kaos dapat dijadikan lap, sehingga penggunaan barang lama tetap memberikan manfaat dalam rumah tangga sehari-hari. Kain bekas juga dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan, seperti gantungan kunci, selimut, dan korden bergaya Japandi untuk rumah,” ujar Nurmalita Qur'ani, S.Pd., M.B.A - Founder and Owner NUQESHOP dalam GreenRadio Pro1 RRI Malang, Senin (05/10/2026).
Ia mencontohkan kain bekas dapat digunakan sebagai sumbu lampu tradisional atau sentir, terutama sebagai alternatif ketika pemadaman listrik di rumah. Namun, penggunaan sentir harus dilakukan secara hati-hati agar pemanfaatan kembali kain tidak menimbulkan risiko kebakaran dalam rumah tangga dan lingkungan.
“Pembuangan kain ke sungai atau pembakaran dapat menimbulkan persoalan lingkungan yang akhirnya berdampak langsung kepada masyarakat sekitar. Pengalaman ini menjadi salah satu alasan NUQESHOP mengembangkan produk berbahan kain perca dan material wastra yang didaur ulang Kembali,” imbuhnya.
Dahulu limbah kain di lingkungannya dibuang ke sungai atau dibakar hingga berkontribusi terhadap persoalan banjir lebih luas. Kondisi ini mendorong dirinya mencari cara agar kain perca tidak berakhir sebagai sampah, melainkan kembali memiliki nilai guna bagi masyarakat.
“Kesadaran masyarakat sekitar juga mulai tumbuh, ditandai dengan tetangga yang menyerahkan kain perca kepada NUQESHOP untuk dimanfaatkan kembali bersama. Selain persoalan limbah, NUQESHOP membawa misi memperkenalkan wastra kepada generasi muda melalui produk yang dapat digunakan sehari-hari secara praktis,” tuturnya.
Nur Malita mengatakan gagasan ini muncul karena anak muda dinilai semakin jarang menggunakan batik dan kain wastra dalam keseharian mereka. Karena itu, NUQESHOP memulai pengenalan wastra melalui produk sederhana seperti dompet dan tas sebelum berkembang menuju pakaian harian lainnya.
“Penggunaan wastra tidak harus dimulai dengan pakaian formal, tetapi dapat diperkenalkan melalui produk yang praktis dan fungsional untuk masyarakat. NUQESHOP juga menggabungkan nilai lingkungan melalui pemanfaatan kain perca, sehingga pelestarian budaya berjalan bersama pengurangan limbah tekstil secara nyata,” ungkpnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....