YBM BRILIAN Perkuat Asesmen Bantuan Pascagempa
- 29 Sep 2026 14:40 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- YBM BRILIAN menerapkan asesmen kebutuhan sebelum menyalurkan bantuan pascagempa Nusa Tenggara Timur agar bantuan tepat sasaran dan merata secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan dengan memetakan kebutuhan warga sekaligus melihat bantuan yang telah diberikan lembaga kemanusiaan lain di wilayah terdampak
“Kami lakukan pemetaan agar bantuan tidak menumpuk pada satu lokasi saja selama masa pemulihan berlangsung. Setiap lembaga kemanusiaan memiliki titik intervensi berbeda sehingga koordinasi diperlukan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat terdampak. Sebelum menyalurkan bantuan, tim YBM BRILIAN mendata jumlah kepala keluarga serta kebutuhan masyarakat di setiap lokasi sasaran secara menyeluruh. Pendataan kami mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat agar bantuan yang diberikan tidak menimbulkan ketimpangan maupun konflik antarwarga setempat selama pemulihan,” ungkap Ramdani, Supervisor YBM BRILIAN SBO Malang, Selasa (22/09/2026).
YBM BRILIAN turut melibatkan masyarakat lokal karena mereka memahami kondisi wilayah, bahasa daerah, serta kebutuhan warga secara lebih mendalam. Koordinasi juga dilakukan bersama pemerintah melalui kader desa yang mendapatkan pelatihan pendataan untuk menghasilkan informasi kondisi warga lebih akurat.
“Keterlibatan masyarakat lokal membantu relawan memahami kebutuhan warga sekaligus mengurangi kesenjangan komunikasi selama proses penyaluran bantuan berlangsung. Tidak semua masyarakat mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik sehingga pendamping lokal menjadi bagian penting dalam pelayanan kemanusiaan,” imbuhnya.
Pemetaan juga dilakukan dengan melihat intervensi lembaga kemanusiaan lain yang telah masuk ke wilayah tertentu sebelumnya. YBM BRILIAN kemudian memilih lokasi berbeda agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang belum mendapatkan dukungan secara memadai.
“Bantuan tidak dapat disalurkan hanya berdasarkan jumlah dana yang tersedia tanpa mempertimbangkan kebutuhan masyarakat sebenarnya. Setiap program harus menyesuaikan hasil asesmen lapangan, termasuk pembangunan fasilitas, penyediaan logistik, serta dukungan pemulihan ekonomi Masyarakat,” tambahnya.
Kolaborasi antara lembaga kemanusiaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan pascabencana berlangsung efektif dan merata. Mekanisme tersebut diharapkan membuat bantuan lebih tepat sasaran sekaligus mencegah penumpukan bantuan pada wilayah tertentu selama pemulihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....