Kuliah Pranikah Aisyiyah Kota Malang Bekali Calon Pasangan Hadapi Rumah Tangga

  • 06 Sep 2026 13:13 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Biro Konsultasi Keluarga Sakinah PD Aisyiyah Kota Malang menggelar kuliah pranikah untuk membekali masyarakat menghadapi kehidupan rumah tangga. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5, 6, dan 12 September 2026 dengan materi yang mencakup berbagai aspek pernikahan.

Jihan Mawaddah, S.Pd., dari Biro Konsultasi Keluarga Sakinah PD Aisyiyah Kota Malang, mengatakan kegiatan tersebut dirancang memberikan bekal sebelum maupun selama menjalani pernikahan. Menurutnya, peserta akan mendapatkan pengetahuan yang tidak hanya berkaitan dengan proses akad, tetapi juga persoalan yang muncul dalam kehidupan keluarga.

“Materinya itu ada prosedur pernikahan dengan Kemenag, kemudian ada fikih munakahat, kesehatan reproduksi, hukum perkawinan, sampai dengan ekonomi keluarga," urainya saat dikonfirmasi RRI, Jumat (4/9/2026).

Materi kesehatan reproduksi akan menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, sementara aspek hukum perkawinan melibatkan akademisi maupun praktisi. Peserta juga akan mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan ekonomi keluarga agar mampu memahami pengaturan keuangan setelah menikah.

“Kita juga ada materi tentang ekonomi keluarga, karena ekonomi ini salah satu hal yang sangat penting untuk dipersiapkan oleh calon pasangan," katanya.

Selain materi dasar pernikahan, peserta akan diajak memahami karakter diri dan pasangan melalui pembahasan tipologi kepribadian bersama psikolog. Pemahaman tersebut diharapkan membantu pasangan mengenali perbedaan karakter sehingga komunikasi dan penyelesaian persoalan dapat dilakukan secara lebih tepat.

Kegiatan juga membahas penyelesaian persoalan keluarga melalui simulasi dan studi kasus yang memungkinkan peserta menghadapi situasi secara lebih praktis. Metode tersebut digunakan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki gambaran ketika menghadapi konflik dalam kehidupan nyata.

“Kita ada family problem solving, nanti ada role play, ada studi kasus, jadi peserta tidak hanya duduk mendengarkan materi," imbuhnya.

Pada 12 September, kegiatan akan dilengkapi seminar mengenai pengelolaan konflik keluarga yang dapat diikuti masyarakat secara lebih luas. Menurut Jihan, pasangan yang sudah menikah juga dapat mengikuti kegiatan tersebut karena pembelajaran mengenai keluarga tidak berhenti setelah akad.

Jihan menilai pembekalan pranikah penting karena banyak persoalan keluarga sebenarnya dapat dibicarakan dan dipersiapkan sebelum pernikahan. Pembicaraan tersebut mencakup rencana memiliki anak, pekerjaan, keuangan, tempat tinggal, pendidikan, serta hubungan dengan keluarga besar.

Selain kuliah pranikah, Biro Konsultasi Keluarga Sakinah PD Aisyiyah Kota Malang juga membuka layanan konsultasi bagi masyarakat. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan pasangan yang membutuhkan pendampingan untuk memahami maupun menyelesaikan persoalan keluarga.

“Kita juga membuka konsultasi, jadi kalau ada pasangan yang punya persoalan keluarga, silakan datang untuk berkonsultasi," ujarnya.

Jihan berharap masyarakat tidak menganggap konsultasi sebagai tanda bahwa sebuah keluarga sedang mengalami kegagalan dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Menurutnya, konsultasi justru dapat menjadi salah satu langkah untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Melalui kuliah pranikah dan layanan konsultasi, Aisyiyah Kota Malang mendorong masyarakat memandang pernikahan sebagai proses yang membutuhkan kesiapan dan pembelajaran. Persiapan tersebut diharapkan membantu pasangan membangun keluarga yang lebih sehat, saling memahami, serta mampu menghadapi berbagai tantangan bersama.

“Karena menikah itu bukan hanya tentang hari pernikahannya, tapi tentang bagaimana kita menjalani kehidupan bersama setelahnya," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....