Kepaten Obor Buktikan Potensi Sineas Muda Industri Film Digital Indonesia
- 21 Jul 2026 17:21 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Novin Farid Setyo Wibowo, M.Si., menilai film Kepaten Obor menjadi bukti bahwa sineas muda Indonesia mampu menghadirkan karya berkualitas dengan mengangkat budaya lokal ke industri film digital. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak cerita dan kearifan lokal yang layak diangkat menjadi film, namun tantangan terbesar masih berada pada distribusi agar karya tersebut dapat menjangkau pasar internasional.
"Secara ide, Indonesia memiliki sumber cerita yang sangat kaya dari setiap daerah. Persoalan kita bukan pada ide, tetapi bagaimana mendistribusikan film agar mampu menjangkau penonton lebih luas, termasuk di tingkat internasional,”ujar Novin, Jumat (17/7/2026).
Novin menjelaskan untuk memproduksi sebuah film yang mengangkat budaya tidaklah mudah, membutuhkan studi lapangan yang mendalam.
"Dalam memproduksi film yang mengangkat budaya tidaklah mudah, kami harus studi lapangan yang mendalam, dalam film Kepaten Obor ini saya bersama tim membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan untuk stusi langsung ke Bromo, kami harus menggali bagaimana kebiasaaan masyarakat Tengger disana, apa yang boleh apa yang tidak boleh, bagaiman cara berpakaian, bahkan kami berkonsultasi dengan ketua adat disana, karena selain cerita kami memiliki tugas untuk menampilkan budaya dengan benar." Jelasnya
Ia menambahkan, perkembangan platform digital seperti layanan streaming (OTT) membuka peluang lebih besar bagi sineas muda untuk menampilkan karya mereka tanpa bergantung sepenuhnya pada bioskop. Menurutnya, penguatan ekosistem perfilman, literasi penonton, dan dukungan berbagai pihak menjadi kunci agar industri film digital Indonesia semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....