Pendampingan Budaya Ubah Pola Pikir Pendidikan Warga Kampung

  • 12 Jun 2026 09:52 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pendampingan budaya yang dilakukan di Kampung Cempluk, Kabupaten Malang, dinilai berhasil mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Hal tersebut disampaikan Dr. Redy Eko Prastyo saat menjadi narasumber dalam talkshow Pro 2 RRI Malang bertema “Kebhinekaan Ada di Laman Kampung-Kampung di Indonesia”, Senin (8/6/2026). Redy mengungkapkan bahwa dirinya telah mendampingi masyarakat Kampung Cempluk selama kurang lebih 16 tahun sejak 2009.

Menurut Redy, salah satu perubahan paling signifikan yang terlihat selama proses pendampingan adalah meningkatnya kesadaran warga akan pentingnya menempuh pendidikan yang lebih tinggi. “Dulu ada anggapan sekolah tinggi itu tidak penting. Yang penting bekerja dan mendapatkan uang,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa pola pikir tersebut muncul karena sebagian masyarakat lebih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan ekonomi dibandingkan pendidikan formal.

Melalui berbagai kegiatan budaya, pemberdayaan masyarakat, dan ruang-ruang belajar yang dibangun bersama warga, perlahan muncul pemahaman baru bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup. Redy menilai kampung yang berada di sekitar kawasan perguruan tinggi seharusnya tidak hanya menerima dampak ekonomi, tetapi juga memperoleh akses terhadap pengetahuan dan pendidikan yang dapat mendorong kemajuan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa pendidikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat kampung, termasuk dalam memanfaatkan teknologi digital dan mengembangkan potensi ekonomi lokal. Selain itu, Redy mengingatkan bahwa perkembangan teknologi yang semakin pesat perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai lokal dan budaya yang telah menjadi identitas masyarakat kampung. Menurutnya, perpaduan antara pendidikan, teknologi, dan budaya akan menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan berdaya saing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....