Jejak Digital di Media Sosial Bisa Pengaruhi Masa Depan dan Karier
- 31 Mei 2026 06:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang, Irma Mufita Yulistiowati M.I.Kom., menjelaskan pentingnya menjaga jejak digital di media sosial. Menurutnya, unggahan dan komentar negatif dapat berdampak terhadap masa depan seseorang.
Irma mengatakan banyak pengguna media sosial belum memahami dampak jangka panjang dari aktivitas digital mereka. Padahal, unggahan lama dapat kembali muncul dan memengaruhi citra pribadi.
Ia menjelaskan komentar kasar, ujaran kebencian, hingga unggahan emosional berpotensi menurunkan personal branding seseorang. Bahkan, akun anonim sekalipun tetap dapat ditelusuri melalui jejak digital.
“Jangan sampai gara-gara satu kalimat atau dua kalimat yang kita lontarkan itu jadi viral sesaat. Itu bakal diingat loh sama orang-orang sampai nanti,” katanya saat dikonfirmasi RRI pada Jumat (29/5/2026).
Irma mengatakan perusahaan saat ini mulai memperhatikan rekam jejak media sosial calon pekerja. Tidak hanya kemampuan akademik, etika dan perilaku digital juga menjadi pertimbangan dalam proses rekrutmen.
Ia mencontohkan adanya perusahaan yang menelusuri aktivitas media sosial mahasiswa sebelum menerima mereka bekerja. Menurutnya, sikap sembrono di media sosial dapat mengurangi peluang karier seseorang.
“HRD sekarang saya rasa memang akan mengecek media sosial. Jadi jangan sampai postingan atau komentar kita malah merugikan masa depan sendiri,” katanya.
Selain itu, Irma menyoroti kebiasaan oversharing atau membagikan terlalu banyak hal pribadi di media sosial. Ia menilai tidak semua persoalan kehidupan perlu diumbar kepada publik.
Menurutnya, masyarakat sebaiknya lebih fokus membangun citra positif melalui karya maupun aktivitas yang bermanfaat. Media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan dan minat yang dimiliki seseorang.
“Kalau kita pengin personal branding kita bagus berarti jangan share hal-hal yang palsu. Supaya orang mengenal sisi terbaik diri kita,” jelasnya.
Irma juga mengingatkan masyarakat untuk menahan diri ketika sedang emosi sebelum membuat unggahan atau komentar. Ia menyarankan pengguna media sosial memberi jeda beberapa menit agar tidak menulis sesuatu yang disesali di kemudian hari.
Ia mengajak masyarakat lebih sadar terhadap dampak media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap masyarakat dapat menggunakan media sosial secara sehat, bijak, dan bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....