Komunitas Relawan Perkuat Edukasi Digital hingga Tingkat Daerah
- 17 Mei 2026 17:22 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Malang memperkuat gerakan literasi digital berbasis komunitas sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab. Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama komunitas, sekolah, kampus, hingga berbagai kelompok masyarakat di daerah.
Sekretaris RTIK Malang, Eflina Mona, mengatakan edukasi digital saat ini menjadi kebutuhan penting karena media sosial dan teknologi telah memengaruhi pola komunikasi serta perilaku masyarakat sehari-hari.
“Media sosial sekarang sangat mempengaruhi cara masyarakat berkomunikasi dan berperilaku. Karena itu masyarakat harus cakap terlebih dahulu sebelum menggunakan teknologi secara luas,” ujar Eflina dalam dialog Literasi Digital di Pro 1 RRI Malang, Sabtu (16/5/2026).
| Baca juga: Sapa Bumi Gerakan Pilah Sampah Mandiri |
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah rendahnya minat membaca masyarakat di tengah derasnya arus informasi singkat di media sosial. Kondisi tersebut membuat masyarakat sering menerima informasi tanpa memahami konteks secara utuh.
“Literasi itu sebenarnya berkaitan dengan membaca dan memahami informasi. Tetapi sekarang banyak orang malas membaca informasi panjang. Akibatnya masyarakat mudah terpengaruh oleh potongan informasi yang belum tentu benar,” katanya.
Eflina menjelaskan, RTIK Malang bersama para relawan terus membawa diskusi literasi digital ke berbagai ruang masyarakat tanpa bergantung sepenuhnya pada program pemerintah. Selain menjadi mitra Kementerian Komunikasi dan Digital, RTIK juga tergabung dalam program Pandu Digital yang melibatkan berbagai sektor untuk memperluas edukasi digital di Indonesia.
“Kami bergerak sebagai volunteer. Jadi literasi digital tidak hanya menunggu agenda pemerintah. Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk membuka ruang diskusi tentang keamanan digital, etika, budaya digital, hingga kemampuan menggunakan teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RTIK Malang, Ayrton Eduardo Aryaprabawa, menilai keterlibatan komunitas dan relawan sangat penting untuk membantu pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital.
“Pemerintah berharap komunitas dan volunteer di daerah ikut membantu penguatan literasi digital masyarakat. Fokus kami bukan komersial, tetapi bagaimana masyarakat semakin aware terhadap penggunaan teknologi yang sehat dan bertanggung jawab,” kata Ayrton.
Melalui pendekatan berbasis komunitas tersebut, RTIK Malang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya literasi digital dalam kehidupan sehari-hari serta mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung aktivitas yang produktif dan positif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....