Program Jerih HURO Dorong Pengelolaan Jelantah
- 10 Mei 2026 10:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID – Malang: Human Roots Indonesia saat ini menjalankan program Jerih untuk mendorong pengelolaan minyak jelantah berbasis ekonomi sirkular masyarakat berkelanjutan. Jerih merupakan singkatan dari Jelantah Beralih yang bermakna mengubah limbah minyak menjadi nilai ekonomi maupun energi terbarukan.
“Melalui program Jerih ini, Human Roots Indonesia tidak hanya memberikan edukasi mengenai dampak lingkungan akibat minyak jelantah seharihari masyarakat. Kami juga menjelaskan dampak ekonomi serta langkah mitigasi pengelolaan limbah minyak secara individu maupun kelompok masyarakat,” kata Nilam Permatasari, S.Kom - Founder Human Roots Indonesia, Sabtu (09/05/2026).
Human Roots Indonesia menghadirkan solusi berupa pendampingan langsung kepada masyarakat setelah memahami pentingnya pengelolaan minyak jelantah bertanggungjawab berkelanjutan. Pendampingan dilakukan agar masyarakat tidak sekadar menerima sosialisasi, namun benarbenar mampu menerapkan pengelolaan limbah minyak seharihari.
“Selain pendampingan, Human Roots Indonesia juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan pengelolaan minyak jelantah setiap bulan berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat telah menerima manfaat ekonomi setelah mengikuti edukasi maupun sosialisasi program Jerih,” imbuhnya.
Dalam menjalankan program, Human Roots Indonesia aktif turun langsung mengingatkan masyarakat agar rutin mengumpulkan minyak jelantah rumah tangga masingmasing. Pendekatan tersebut dilakukan secara santai namun persuasif sehingga masyarakat terdorong mengelola limbah minyak secara lebih bertanggungjawab berkelanjutan.
“Manfaat ekonomi menjadi faktor penting mendorong masyarakat mau mengumpulkan minyak jelantah secara rutin bersama komunitas. Karena itu, program Jerih berupaya menunjukkan limbah minyak rumah tangga masih memiliki nilai jual serta potensi keuntungan ekonomi. Saat ini Human Roots Indonesia telah memiliki sekitar 75 mitra pengelolaan minyak jelantah yang tersebar di wilayah Malang Raya. Setiap mitra umumnya mewakili beberapa lokasi seperti tingkat RW, kelurahan, hingga kawasan tertentu dalam satu wilayah masyarakat,” ujarnya.
Salah satu wilayah binaan Human Roots Indonesia berada di kawasan PTPN daerah Sumbermanjing Kabupaten Malang bagian selatan perkebunan. Wilayah tersebut memiliki akses cukup sulit karena perjalanan dari Kota Malang membutuhkan waktu sekitar 3 jam melewati jalur pegunungan.
“Meski berada dikawasan terpencil, masyarakat binaan program Jerih mampu mengumpulkan minyak jelantah hingga puluhan kilogram setiap bulannya rutin. Dalam pengumpulan terakhir, wilayah binaan di Sumbermanjing berhasil mengumpulkan sekitar 80 kilogram minyak jelantah dari masyarakat sekitar perkebunan,” ungkapnya.
Selain Sumbermanjing, Human Roots Indonesia juga menjalankan program pengelolaan minyak jelantah di Kecamatan Poncokusumo, Tumpang, serta Pakis. Melalui perluasan jaringan mitra tersebut, Human Roots Indonesia berharap kesadaran pengelolaan limbah minyak semakin meningkat di Malang Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....