Wali Kota Sebut SPPG Kota Malang Sesuai SOP
- 07 Mei 2026 18:59 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Kota Malang memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan relatif aman dan minim permasalahan. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyebut Kota Malang bahkan mendapat apresiasi karena hampir tidak ditemukan persoalan dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurut Wahyu, keberhasilan itu tidak lepas dari kepatuhan seluruh SPPG terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menyebut koordinasi dan pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah juga menjadi faktor utama.
“Alhamdulillah, tadi juga disampaikan langsung oleh Pak Direktur bahwa Kota Malang termasuk daerah yang minim permasalahan MBG, bahkan kalau saya lihat memang tidak ada sama sekali. Ini menjadi keberhasilan kita dalam melaksanakan program Bapak Presiden terkait makan bergizi gratis,” kata Wahyu, Kamis (8/5/2026).
Pemkot Malang sendiri telah membentuk Satgas pengawasan SPPG yang diketuai Sekretaris Daerah. Satgas tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan pemantauan rutin ke seluruh SPPG di Kota Malang.
Selain turun langsung ke lapangan, pengawasan juga dilakukan melalui koordinasi intensif dalam grup komunikasi yang melibatkan pengelola SPPG. Pemkot terus mengingatkan seluruh pengelola agar menjalankan SOP secara ketat sekaligus mengantisipasi persoalan yang sempat terjadi di daerah lain.
Saat ini, terdapat 82 SPPG yang beroperasi di Kota Malang. Jumlah itu disebut masih akan bertambah karena masih dibutuhkan tambahan dua SPPG lagi untuk memenuhi kebutuhan layanan program MBG secara menyeluruh.
Wahyu juga memastikan tidak ada SPPG di Kota Malang yang ditutup permanen. Ia mengakui memang sempat ada satu SPPG yang disuspend sementara karena persoalan teknis, namun kini sudah kembali beroperasi setelah melakukan perbaikan SOP.
Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan baik, Pemkot Malang akan memperkuat inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG maupun sekolah penerima manfaat. Sekolah juga diminta aktif memberikan laporan kepada Satgas terkait kualitas layanan MBG yang diterima siswa.
“Kita sidak secara acak. Tidak hanya ke SPP-nya, tapi juga ke sekolah-sekolah karena mereka yang merasakan langsung hasilnya,” ujar Wahyu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....