Walikota Aminuddin Pastikan Tidak Ada SPPG yang Ditutup
- 25 Apr 2026 07:47 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memastikan hingga saat ini tidak ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditutup di wilayah Kota Probolinggo. Seluruh SPPG yang telah berjalan terus dipantau agar tetap memenuhi standar operasional, termasuk dalam pengelolaan limbah.
Menurut Aminuddin, saat ini terdapat 27 SPPG yang sudah berdiri di Kota Probolinggo dan seluruhnya masih aktif beroperasi. Pemerintah kota juga terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap fasilitas tersebut.
“Tidak ada SPPG yang ditutup di Kota Probolinggo. Saat ini sudah ada 27 SPPG dan semuanya terus kami pantau,” ujar Aminuddin.
Ia menjelaskan, pengembangan SPPG masih terus berproses, termasuk rencana pembangunan SPPG baru di Koperasi Merah Putih. Namun, proses tersebut dilakukan secara bertahap, terutama yang berkaitan dengan kesiapan lahan dan dukungan fasilitas seperti jaringan BBG.
Aminuddin juga mengungkapkan, sebelumnya sempat ada dua SPPG yang berpotensi mengalami penghentian sementara atau suspend. Namun, pemerintah kota meminta waktu untuk melakukan pembenahan, khususnya terkait persoalan limbah.
“Alhamdulillah tidak ada. Kemarin ada dua yang mau suspend, kami minta waktu, dan alhamdulillah sudah ada perbaikan, terutama masalah limbah,” katanya.
Terkait pengelolaan limbah, Pemkot Probolinggo telah menerapkan sistem pemanfaatan limbah organik menjadi pakan maggot melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi beban limbah sekaligus memberi nilai tambah ekonomi.
“Di kota sudah ada penanganan limbah. Limbah organik sekarang dimanfaatkan untuk pakan maggot dan sudah bekerja sama dengan pihak ketiga. Bahkan saat ini justru masih kurang bahan bakunya,” jelasnya.
Pemkot berharap sistem pengelolaan limbah yang baik dapat mendukung keberlangsungan operasional SPPG sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....