GAPEMBI Soroti Kendaraan Operasional untuk SPPI
- 09 Apr 2026 19:16 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Ketua DPW GAPEMBI Jawa Timur, Makhrus Sholeh, menyoroti kebutuhan kendaraan operasional bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di wilayah Malang Raya, Kamis (9/4/2026). Menurutnya, fasilitas tersebut penting untuk mendukung mobilitas pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Makhrus menjelaskan, SPPI memiliki tugas melakukan kunjungan ke sekolah serta memantau harga bahan pangan di pasar. Hal ini dilakukan untuk memastikan harga dari pemasok tetap wajar dan tidak memberatkan pelaksanaan program.
“SPPI tugasnya memastikan kunjungan ke sekolah-sekolah, mengecek harga di pasar, jangan sampai harga dari supplier terlalu tinggi. Ini penting sekali,” ujarnya.
Namun, ia mengakui rencana pengadaan kendaraan operasional masih menjadi perdebatan. Pasalnya, kebijakan tersebut berpotensi menambah beban anggaran, sementara sebagian fasilitas sebenarnya telah disiapkan di tiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Memang ini masih debatable. Karena jadi tambahan anggaran. Padahal di setiap SPPG itu sudah disiapkan kamar untuk SPPI,” jelasnya.
Saat ini, mayoritas SPPI masih menggunakan kendaraan pribadi untuk menjalankan tugas di lapangan. Dalam kondisi tertentu, mereka juga memanfaatkan kendaraan milik SPPG.
“Selama ini pakai kendaraan sendiri. Kadang juga pakai mobil SPPG,” ungkapnya.
Ia menilai penggunaan transportasi umum sebenarnya memungkinkan, khususnya di wilayah perkotaan seperti Kota Malang. Namun, hal itu dinilai kurang efektif dari sisi efisiensi waktu dan mobilitas kerja.
“Kalau transportasi umum bisa, cuma agak repot. Mungkin nanti bisa direvisi kebijakannya,” tambahnya.
Selain itu, Makhrus juga menyoroti pentingnya percepatan administrasi bagi mitra atau yayasan yang terlibat dalam program. Ia menyebut, proses yang lambat kerap disebabkan dokumen yang belum lengkap.
“Ada dari Dinas Kesehatan ini agar mitra atau yayasan mempercepat administrasinya. Kadang enggak selesai-selesai karena yang diminta belum lengkap,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....