Arus Lalin Kota Malang Kembali Normal, Rekayasa Jalan Depan Ramayana Dicabut
- 27 Mar 2026 14:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik, termasuk kawasan Jalan Majapahit dan depan Ramayana, telah kembali normal pasca Lebaran 2026.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan normalisasi ini seiring berakhirnya Operasi Ketupat yang dilaksanakan bersama Polresta Malang Kota hingga 25 Maret 2026.
“Volume kendaraan sudah menurun dibandingkan saat puncak arus mudik dan libur Lebaran. Maka rekayasa lalu lintas yang sifatnya sementara sudah kami cabut,” ujarnya dalam program Halo RRI, Jum'at 27 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kepadatan lalu lintas sempat terjadi pada H-4 hingga H-3 Lebaran, khususnya di kawasan pusat perbelanjaan seperti Jalan Merdeka Barat, Majapahit, dan sekitarnya. Tingginya mobilitas masyarakat untuk berbelanja menjadi pemicu utama lonjakan kendaraan di wilayah tersebut
“Puncaknya terjadi sekitar tanggal 18-19 Maret. Saat itu intensitas kendaraan cukup tinggi, terutama di kawasan pusat kota,” jelasnya.
Meski secara nasional diprediksi terjadi penurunan mobilitas sebesar 1,75 persen, kondisi di Kota Malang justru menunjukkan peningkatan volume kendaraan. Hal ini dipengaruhi posisi Malang sebagai kota perlintasan dengan sejumlah akses tol, seperti exit tol Madyopuro, Pakis, dan Singosari.
“Kota Malang ini menjadi jalur perlintasan, sehingga volume kendaraan keluar-masuk tol cukup tinggi, baik menuju pusat kota maupun ke arah Batu,” tambahnya.
Meski demikian, kepadatan yang terjadi tidak sampai menyebabkan kemacetan total.
Dishub juga mengingatkan potensi kepadatan masih bisa terjadi hingga akhir periode arus balik, terutama di titik-titik seperti kawasan Ahmad Yani menuju Tol Singosari dan Madyopuro. Selain itu, peningkatan arus kendaraan juga diprediksi terjadi saat tradisi kupatan serta kunjungan ziarah ke makam. (Annisa Zahratul)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....