Arus Balik Malang Raya Masih Tinggi, Tiket Promo KAI Daop 8 Surabaya Masih Tersedia

  • 27 Mar 2026 07:57 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya masih menunjukkan tren tinggi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mencatat ribuan pelanggan masih memanfaatkan layanan kereta api untuk kembali ke kota tujuan. Namun tiket arus balik termasuk sejumlah program promo masih tersedia.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa meskipun arus balik masih tinggi, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk memanfaatkan tiket promo yang tersedia.

“Arus balik di wilayah Malang Raya masih cukup tinggi. Namun masyarakat tidak perlu khawatir karena KAI masih menyediakan tiket melalui berbagai program diskon dan promo tarif khusus untuk perjalanan yang lebih hemat dan nyaman,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, KAI bersama pemerintah menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial pada periode 14–29 Maret 2026.

“Dari total 46.848 tiket yang disediakan, sebanyak 40.191 tiket atau sekitar 86 persen telah terjual, sehingga masih tersedia sekitar 6 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” kata Mahendro.

Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan program “Tabur Berkah Hari Raya” berupa promo tarif parsial untuk keberangkatan dari Stasiun Malang menuju Yogyakarta. Hingga 26 Maret, masih tersedia 746 kursi kelas eksekutif.

“Tak hanya itu, tersedia pula Promo Silaturahmi 2026 berupa diskon 20 persen untuk KA Ijen Ekspres relasi Malang–Ketapang yang berlaku pada periode keberangkatan 30 Maret hingga 1 April 2026,” kata dia.

Berdasarkan data sementara pada Kamis (26/3/2026), sebanyak 8.827 pelanggan menggunakan kereta api di wilayah Malang Raya. Jumlah tersebut terdiri dari 3.644 pelanggan berangkat dan 5.183 pelanggan datang, serta masih berpotensi bertambah hingga malam hari.

“Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran 11–26 Maret 2026, stasiun-stasiun di wilayah Malang Raya telah melayani 135.297 pelanggan, dengan rincian 71.433 pelanggan berangkat dan 63.864 pelanggan datang,” ungkapnya.

Stasiun Malang menjadi stasiun dengan volume tertinggi dengan 113.843 pelanggan, disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 10.076 pelanggan, Stasiun Malang Kota Lama 7.501 pelanggan, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung dengan total 3.877 pelanggan.

Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh hingga 26 Maret 2026 telah mencapai 87.058 tiket atau sekitar 64 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran yakni 11 Maret–1 April 2026. Jumlah ini diperkirakan masih akan terus meningkat.

Berdasarkan data pemesanan, Stasiun Malang kembali mencatat jumlah tertinggi dengan 72.739 tiket, diikuti Stasiun Kepanjen 6.747 tiket, Stasiun Malang Kota Lama 4.951 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung sebanyak 2.621 tiket.

Ia menambahkan, puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan total 10.135 pelanggan, sementara puncak arus mudik tercatat pada 14 Maret 2026 dengan total 9.654 pelanggan.

Mahendro mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta datang lebih awal ke stasiun.

“Kami mengimbau pelanggan agar tidak datang terlalu mendekati waktu keberangkatan serta selalu menjaga barang bawaan selama perjalanan demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....