Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, KAI Siapkan Layanan di Malang Raya

  • 23 Mar 2026 14:13 WIB
  •  Malang
⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠
RRI.CO.ID, Malang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak H+ Lebaran.

Berdasarkan data sementara per Senin (23/3) pukul 10.00 WIB, jumlah pelanggan kereta api di Malang Raya diproyeksikan mencapai 8.612 orang, terdiri dari 3.665 penumpang berangkat dan 4.947 penumpang datang. Angka ini masih berpotensi bertambah hingga malam hari.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan tren kenaikan ini menjadi indikasi awal arus balik.

“Kami melihat peningkatan jumlah pelanggan dan memprediksi puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026. Seluruh kesiapan layanan telah kami optimalkan, baik dari sisi operasional maupun pelayanan di stasiun,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Secara kumulatif, selama periode 11–23 Maret 2026, KAI telah melayani 105.303 pelanggan di wilayah Malang Raya. Stasiun Malang menjadi yang tersibuk dengan 88.899 penumpang.

“Untuk puncak arus balik, KAI memproyeksikan sebanyak 8.435 pelanggan akan menggunakan layanan kereta api, dengan dominasi penumpang datang ke Malang,” kata Mahendro.

Dari sisi penjualan tiket, hingga 23 Maret 2026 tercatat 81.512 tiket telah terjual atau sekitar 60 persen dari total kapasitas. Jumlah ini diperkirakan terus meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat.

KAI juga masih menyediakan tiket diskon 30 persen untuk kelas ekonomi komersial, serta promo tarif parsial dari Stasiun Malang tujuan Yogyakarta.

Mahendro mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik.

“Kami mengimbau pelanggan datang lebih awal ke stasiun dan menjaga barang bawaan selama perjalanan agar tetap aman dan nyaman,” katanya.

KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....