Penumpang Kereta di Malang Raya Tembus 95 Ribu, Stasiun Malang Paling Padat
- 23 Mar 2026 06:39 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Mobilitas penumpang kereta api di wilayah Malang Raya terus meningkat selama masa Angkutan Lebaran 2026. PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat, pada periode 11–22 Maret 2026, total penumpang yang dilayani mencapai 95.932 orang.
“Jumlah tersebut terdiri dari 54.748 penumpang berangkat dan 41.184 penumpang datang,” kata Manager Humas KAI Daop 8, Mahendro Trang Bawono, Minggu (22/3/2026).
“Jumlah tersebut terdiri dari 54.748 penumpang berangkat dan 41.184 penumpang datang,” kata Manager Humas KAI Daop 8, Mahendro Trang Bawono, Minggu (22/3/2026).
Dari seluruh stasiun, Stasiun Malang menjadi yang paling padat dengan total 81.219 penumpang. Disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 6.787 penumpang, Stasiun Malang Kota Lama 5.227 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung dengan total 2.699 penumpang.
Dari sisi penjualan tiket, hingga Minggu (22/3), tiket kereta api jarak jauh yang terjual di wilayah Malang Raya mencapai 80.257 tiket atau sekitar 59 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Dari sisi penjualan tiket, hingga Minggu (22/3), tiket kereta api jarak jauh yang terjual di wilayah Malang Raya mencapai 80.257 tiket atau sekitar 59 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
“Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring berakhirnya masa arus balik Idulfitri,” ujarnya.
Berdasarkan data pemesanan, Stasiun Malang kembali mencatatkan angka tertinggi dengan 67.234 tiket. Kemudian diikuti Stasiun Kepanjen 6.033 tiket, Stasiun Malang Kota Lama 4.561 tiket, serta Stasiun Lawang dan Sumberpucung dengan total 2.429 tiket.
“Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang di wilayah Malang Raya diproyeksikan mencapai 156.952 orang, dengan rincian 80.257 penumpang berangkat dan 76.695 penumpang datang,” ungkapnya.
Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 9.654 penumpang, terdiri dari 6.055 penumpang berangkat dan 3.599 penumpang datang. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah juga menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026.
Berdasarkan data pemesanan, Stasiun Malang kembali mencatatkan angka tertinggi dengan 67.234 tiket. Kemudian diikuti Stasiun Kepanjen 6.033 tiket, Stasiun Malang Kota Lama 4.561 tiket, serta Stasiun Lawang dan Sumberpucung dengan total 2.429 tiket.
“Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang di wilayah Malang Raya diproyeksikan mencapai 156.952 orang, dengan rincian 80.257 penumpang berangkat dan 76.695 penumpang datang,” ungkapnya.
Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 9.654 penumpang, terdiri dari 6.055 penumpang berangkat dan 3.599 penumpang datang. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah juga menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026.
“Di wilayah Malang Raya tersedia 46.848 tiket diskon, dengan 38.051 tiket atau sekitar 81 persen telah terjual, sehingga masih tersedia sekitar 9 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” tutur Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan tidak mendekati waktu keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta. Selain itu, penumpang juga diminta tetap menjaga barang bawaan demi keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan tidak mendekati waktu keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta. Selain itu, penumpang juga diminta tetap menjaga barang bawaan demi keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....