Dishub Kabupaten Malang Petakan Titik Rawan Macet jelang Mudik Lebaran 2026
- 18 Mar 2026 10:16 WIB
- Malang
Poin Utama
- mudik2026 dishub
RRI.CO.ID, Malang - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang bersama lintas sektor mulai memetakan sejumlah titik rawan kemacetan yang perlu diwaspadai para pemudik. Pemetaan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diperkirakan meningkat signifikan selama periode mudik dan arus balik. Selain itu, Dishub juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk mengetahui kondisi jalur yang akan dilalui.
Salah satu titik yang diperkirakan rawan kemacetan adalah jalur utama Malang–Blitar, khususnya di kawasan Kebonagung menuju Kepanjen. Jalur ini sering mengalami kepadatan karena menjadi pertemuan arus kendaraan dari Kota Malang dengan aktivitas industri serta pasar di sekitarnya. Selain itu, terdapat penyempitan jalan setelah jalur kembar berakhir serta perlintasan sebidang kereta api dengan frekuensi tinggi yang berpotensi menimbulkan antrean kendaraan.
Titik lain yang perlu diwaspadai berada di jalur wisata utara, tepatnya Karanglo Singosari hingga Karangploso. Kemacetan di kawasan ini kerap terjadi akibat lonjakan kendaraan dari Exit Tol Singosari menuju kawasan wisata Kota Batu. Antrean kendaraan biasanya terjadi di lampu merah Karanglo yang bahkan dapat memanjang hingga badan jalan tol pada jam-jam puncak, ditambah adanya perlintasan kereta api yang semakin memperlambat arus lalu lintas.
Selain itu, simpang Jalibar–Talangagung di Kepanjen juga menjadi salah satu titik rawan macet karena merupakan pertemuan jalur lingkar barat Kepanjen dengan jalur protokol menuju Blitar. Hambatan arus lalu lintas di kawasan ini juga dipicu aktivitas SPBU serta persimpangan menuju kawasan wisata religi Gunung Kawi Wonosari. Sementara itu, koridor Tol Pakis yang meliputi kawasan Wendit hingga Exit Tol Pakis juga berpotensi mengalami kepadatan karena menjadi akses utama menuju wilayah Malang Timur seperti Tumpang dan Poncokusumo, ditambah kondisi lebar jalan yang belum merata dan banyaknya persimpangan jalan desa.
Dishub Kabupaten Malang juga mencatat jalur nasional Slorok menuju Sumberpucung sebagai titik rawan kemacetan akibat aktivitas pasar tumpah serta perlintasan sebidang kereta api. Di sisi lain, jalur menuju kawasan wisata Pantai Selatan, khususnya Gondanglegi hingga Balekambang, juga perlu diwaspadai karena sedang berlangsung proyek peningkatan jalan berupa pengecoran beton dan pelebaran jalan. Kondisi tersebut menyebabkan potensi penyempitan lajur serta keberadaan material proyek di bahu jalan, terutama di wilayah Bantur yang memiliki tanjakan tajam dan tikungan pendek.
Untuk menjaga kelancaran perjalanan, masyarakat diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, terutama rem, ban, dan mesin mengingat jalur di Kabupaten Malang memiliki karakteristik tanjakan tajam di wilayah barat dan selatan. Pemudik juga disarankan memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan di titik krusial seperti Karanglo dan Kebonagung, serta tetap mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Selain itu, jika merasa lelah selama perjalanan, pengendara diminta memanfaatkan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang tersedia sebagai tempat beristirahat sejenak demi keselamatan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....