Polresta Malang Kota Petakan Lima Kerawanan
- 13 Mar 2026 19:27 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Polresta Malang Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolresta, Kamis (12/3/2026). Apel ini menandai dimulainya pengamanan terpadu menjelang libur panjang Nyepi hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Apel diikuti unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Malang, serta berbagai elemen masyarakat seperti relawan, Pramuka, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi komunikasi masyarakat.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan operasi tahun ini mengusung tema Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Operasi tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga pelayanan dan keamanan masyarakat selama masa libur.
“Operasi Ketupat bukan hanya soal lalu lintas, tetapi pelayanan publik agar masyarakat dapat beribadah dan berlibur dengan aman dan nyaman,” kata Putu Kholis.
Berdasarkan hasil koordinasi lintas sektor, kepolisian memetakan lima potensi kerawanan selama masa libur. Pertama, potensi kepadatan lalu lintas karena Kota Malang menjadi jalur menuju kawasan wisata Malang Raya.
Kedua, peningkatan aktivitas di fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, pusat kuliner, dan sentra oleh-oleh yang biasanya ramai saat libur Lebaran. Kerawanan ketiga adalah anomali parkir di pusat keramaian akibat tingginya mobilitas masyarakat.
“Semakin tinggi mobilitas masyarakat, maka aktivitas ekonomi meningkat. Dampaknya muncul tantangan lain seperti pengelolaan parkir dan sampah yang perlu dikendalikan bersama,” ujar Putu Kholis.
Selain itu, kepolisian juga mengantisipasi potensi gangguan ketertiban di ruang publik serta inflasi musiman yang biasanya terjadi akibat meningkatnya permintaan barang dan jasa menjelang hari raya.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan pemerintah kota bersama TNI-Polri telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat.
Menurut dia, Kota Malang merupakan kota transit menuju Kota Batu dan Kabupaten Malang sehingga berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan.
“Kami menyiapkan tim pengurai kemacetan yang bergerak secara mobile, terutama di kawasan pusat keramaian dan kuliner,” kata Wahyu.
Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kota Malang melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, relawan, hingga unsur masyarakat.
Pengamanan juga diperkuat melalui patroli Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur kelurahan dan RT/RW untuk menjaga lingkungan permukiman dan rumah yang ditinggal mudik.