Tiket KA Lebaran di Malang Sudah Terjual 41 Ribu Lembar
- 27 Feb 2026 10:47 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Penjualan tiket kereta api jarak jauh di wilayah Malang Raya menjelang momen menunjukkan tren positif. Hingga Kamis (26/2/2026) kemarin, tiket yang telah terjual mencapai 41.236 lembar atau sekitar 30 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk untuk periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).
Manager Humas KAI Daop 8, Mahendro Trang Bawono mengatakan, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi sebanyak 33.783 tiket, disusul Stasiun Kepanjen 3.176 tiket dan Stasiun Malang Kota Lama 2.709 tiket. Sementara Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung secara total mencatat 1.568 tiket.
"Adapun rute favorit masyarakat meliputi Jakarta, Banyuwangi, Bandung, dan Purwokerto. Tingginya minat ini dinilai mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi andalan selama periode Lebaran," katanya, Jumat (27/2/2026).
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pemesanan melalui kanal resmi guna memastikan ketersediaan tempat duduk sesuai jadwal yang diinginkan.
Manager Humas KAI Daop 8, Mahendro Trang Bawono mengatakan, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi sebanyak 33.783 tiket, disusul Stasiun Kepanjen 3.176 tiket dan Stasiun Malang Kota Lama 2.709 tiket. Sementara Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung secara total mencatat 1.568 tiket.
"Adapun rute favorit masyarakat meliputi Jakarta, Banyuwangi, Bandung, dan Purwokerto. Tingginya minat ini dinilai mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi andalan selama periode Lebaran," katanya, Jumat (27/2/2026).
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pemesanan melalui kanal resmi guna memastikan ketersediaan tempat duduk sesuai jadwal yang diinginkan.
'Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional perusahaan," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....