PKM 2026 Universitas Panca Marga Dorong UMKM Rengginang Murni Jaya Naik Kelas
- 13 Agt 2026 09:51 WIB
- Malang
RRI.CO.ID Malang – Universitas Panca Marga melaksanakan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2026 melalui kegiatan pemberdayaan UMKM pangan tradisional Rengginang “Murni Jaya” di Dusun Krajan, Maron Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut mengusung judul “Pemberdayaan UMKM Pangan Tradisional ‘Murni Jaya’ Maron Probolinggo Melalui Teknologi Cabinet Dryer dan Continous Band Sealer untuk Mendukung Produksi Berkelanjutan.” Program ini dilaksanakan dengan dukungan Hibah PKM Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.
Tim pelaksana kegiatan dipimpin oleh Dr. Ir. Hj. Titik Musriati, M.M. sebagai ketua, dengan anggota Siti Masluha, S.S., M.Pd. dan Ir. Haryono, M.T. dari Universitas Panca Marga. Kegiatan juga melibatkan dua mahasiswa dari Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi.
Mitra kegiatan merupakan UMKM Rengginang “Murni Jaya”, kelompok Industri Rumah Tangga yang memiliki 15 anggota dan berlokasi di Dusun Krajan, Maron Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
Program dilaksanakan sebagai respons terhadap sejumlah kendala yang selama ini dihadapi mitra. Sebelum mendapatkan pendampingan, proses pengeringan rengginang masih dilakukan secara konvensional dengan mengandalkan sinar matahari.
Kondisi tersebut membuat produksi sangat bergantung pada cuaca, sementara proses pengeringan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari. Kapasitas produksi awal tercatat sekitar 900–1.000 buah dalam sekali produksi.
Selain permasalahan produksi, mitra juga menghadapi tantangan dalam pengemasan dan pemasaran. Kemasan produk masih membutuhkan penguatan identitas dan kualitas penyegelan, sedangkan pemasaran digital perlu dikembangkan untuk memperluas jangkauan konsumen. Proposal program menempatkan aspek produksi dan pemasaran sebagai dua permasalahan utama mitra.
Sebagai bagian dari pelaksanaan program, tim Universitas Panca Marga telah memberikan pelatihan pemasaran digital kepada mitra. Pelatihan diarahkan pada pemanfaatan media sosial dan marketplace, pembuatan akun pemasaran, penyusunan konten promosi, serta penguatan branding produk. Langkah tersebut ditujukan untuk membantu UMKM memperluas jangkauan promosi dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Selain pelatihan pemasaran, tim juga melaksanakan pelatihan pengoperasian mesin. Mitra diberikan pemahaman mengenai penggunaan dan perawatan teknologi yang diterapkan dalam proses produksi, termasuk Cabinet Dryer dan Continuous Band Sealer. Pelatihan ini menjadi bagian penting dari transfer teknologi agar mesin yang diberikan dapat digunakan dan dirawat secara mandiri oleh mitra.
Kegiatan berikutnya adalah penerimaan dan serah terima teknologi kepada mitra, sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna dalam kegiatan produksi sehari-hari. Teknologi Cabinet Dryer dirancang untuk membantu mengurangi ketergantungan pada cuaca dalam proses pengeringan. Mesin tersebut memiliki kapasitas sekitar 80 kilogram dan dilengkapi pengontrol suhu digital sehingga proses pengeringan dapat berlangsung lebih terkendali.
Sementara itu, Continuous Band Sealer digunakan untuk meningkatkan kualitas proses pengemasan. Mesin tersebut dirancang menghasilkan segel yang kuat dan konsisten sehingga kemasan menjadi lebih rapi dan dapat membantu meningkatkan daya simpan serta citra produk.
Melalui penerapan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, program PKM ini diharapkan dapat membantu Rengginang “Murni Jaya” meningkatkan efisiensi produksi, kualitas pengemasan, serta memperluas pemasaran produk.
Ketua tim pelaksana, Titik Musriati, mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan alat, tetapi juga pada peningkatan kemampuan mitra agar mampu memanfaatkan teknologi secara berkelanjutan.
“Teknologi yang diberikan harus dibarengi dengan peningkatan kemampuan mitra. Karena itu, pelatihan pengoperasian mesin dan pemasaran menjadi bagian penting dari program ini,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Dengan adanya pelatihan dan teknologi tersebut, UMKM Rengginang “Murni Jaya” diharapkan mampu berkembang menjadi usaha pangan tradisional yang lebih produktif, memiliki kemasan yang lebih baik, serta mampu memanfaatkan pemasaran digital untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Program PKM Tahun 2026 ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Universitas Panca Marga dalam mendorong penguatan UMKM berbasis potensi pangan lokal melalui penerapan teknologi tepat guna dan peningkatan kapasitas masyarakat.(dwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....