Peran Penjamah Makanan MBG Sangat Penting

  • 28 Nov 2025 17:30 WIB
  •  Biak

KBRN,Biak : Penjamah pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG ) sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan produktif. Hal itu dikatakan Bupati Biak Numfor dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli 1 Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Fransisco Olla pada pembukaan Peningkatan kapasitas penjamah pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG ) dalam standar gizi dan keamanan pangan bertempat di KSL Grand Ballroom, Jumat (28/11/2025)

Bupati Biak Numfor mengatakan peningkatan kapasitas penjamah pangan menjadi langkah strategis yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan

“Program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo merupakan inisiatif strategis yang bertujuan menurunkan angka malnutrisi dan stunting serta menciptakan generasi masa depan yang sehat,cerdas dan berdaya saing dan keberhasilan ini sangat bergantung pada kualitas pangan yang disajikan ”ujar Bupati

“Untuk itu peran penjamah pangan sangat strategis sebagai garda terdepan dalam mematikan makanan yang disajikan kepada masyarakat, anak sekolah,institusi kesehatan maupun usaha katering harus memenuhi standar keamanan dan kebersihan,”ucap Bupati

Selanjutnya Bupati dalam sambutan tertulisnya berpesan agar para peserta dapat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip gizi seimbang dalam penyusunan menu harian program MBG

Sebelumnya Nutrition Officer UNICEF Tanah Papua, Dwi Kristanto mengatakan kegiatan pelatihan yang dilakukan sangat penting dan ini sebagai bentuk komitmen mitra pembangunan untuk mendukung program strategis nasional MBG.

"Ini pelatihan bagi penjamah pangan khususnya terkait dengan standar gizi dan keamanan pangan,ini kegiatan yang sangat penting dan sesuai.amanat amanat Bapak Presiden bahwa program MBG ini mempunyai skala sangat besar dan pengelolaannya tidak mudah,untuk itu kunci utamanya adalah memastikan sumber daya yang terkait dengan program ini.memiliki kapasitas yang baik,sehingga pemberian MBG ini lebih optimal,"ujat Dwi Kristanto

"Kami berharap kejadian-kejadian yang kita dengar di luar Papua terkait MBG,tidak sampaii terjadi di sini fan harapannya program ini bukan hanya berdampak positif pada kelompok sasaran tetap.juga berdampak pada ekonomi terhadap lingkungan sekitar,"ucapnya

Dwi Kristanto menambahkan pelatihan ini melibatkan sejumlah pihak dan diikuti 3 SPPG di Kabupaten Biak Numfor

“Pelatihan hari ini ada 3 SPPG yang mayoritas berada di Distrik Samofa dan ini dilakukan oleh Pusat Unggulan Program MBG,kalau di wilayah Papua ini dengan Universitas Cendrawasih,ada fasilitator dari Kemenkes,BP POM,Poltekkes dan pihak-pihak lainnya,"ujar Dwi Kristanto

"Kita mendapat amanah untuk memberikan pendampingan program MBG ini di tiga daerah yaitu di Kabupaten Jayapura,Kota Jayapura dan Biak Numfor,",ucapnya

Kegiatan pelatihan tersebut dihadiri dari Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI. Aulia Hardiningsih. Bappeda Biak . Manager Nutrisi Yayasan Genewa Mandiri,fasilitator dan para peserta

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....