Mengenal Model Pendidikan Anak Usia Dini Negara Jepang

  • 05 Agt 2024 07:18 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari: Berbeda dengan kegiatan anak TK di Indonesia, di Jepang ada kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak. Konsep pembelajaran TK di Jepang lebih memprioritaskan kepada pengembangan fungsi tubuh dan jiwa secara seimbang, etika dasar, semangat kemandirian, kemampuan sosialisasi, komunikasi dan mengarahkan minat dan bakat.

Namun, anak-anak pun tetap diajarkan membaca, menulis dan menghitung dengan suasana yang sangat menyenangkan dan sambil bermain dan bernyanyi.

Dikutip dari OMH, pembentukan karakter menjadi faktor paling penting, dibandingkan kemampuan calistung. Karakter orang Jepang dibentuk semenjak dini. Ini yang membuat orang Jepang ketika dewasa terkenal memiliki kedisiplinan dan etos kerja yang tinggi. Semua diawali dari pembentukan karakter yang baik saat di taman kanak-kanak.

Sekolah TK di Jepang, berfokus untuk melatih moral sekaligus dikembangkan rasa tanggung jawab. Mereka banyak diajarkan mengenai seni, dongeng, cerita, menyanyi, dan tentu saja bermain permainan tradisional. Tidak ada sistem kenaikan kelas. Mereka tidak mesti berkompetisi dalam hal akademik di usia yang masih belia.

Di Jepang, anak-anak usia balita batita sudah dilatih dan diarahkan untuk mandiri mulai dari hal kecil seperti makan sendiri, bertanggung jawab akan kebersihan dan kerapihan. Hal yang sangat berbeda dengan di Indonesia yang cenderung memanjakan dan tidak tegaan kepada anak-anak kecil yang memang sangat lucu menggemaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....