Kiat Memilih dan Menawar Motor Bekas

  • 09 Feb 2024 14:36 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Bisnis jual beli motor bekas atau Mokas kerap menjadi perbincangan menarik di masyarakat Malang. Dalam dunia pembelian motor bekas, baik pembeli maupun penjual memiliki pandangan yang berbeda tentang proses memilih motor bekas dan strategi menawar. Memilih motor bekas berkualitas dan menawar dengan bijak adalah warna menarik dalam silahturahmi mencari kuda besi terpilih.

Jual beli adalah hal umum terjadi ketika kebijakan keluarga menjadi suatu pilihan untuk efisiensi agar keuangan rumah tangga tetap terjaga. Namun hal ini juga sangat penting diketahui yaitu bagaimana memilih unit second yang pas dan kondisinya baik.

Berikut Mahfud warga Malang menyampaikan kepada RRI Malang mengenai tips memilih motor bekas yaitu dengan mengecek kondisi fisik dengan teliti.

"Saya selalu memeriksa kondisi fisik motor secara menyeluruh sebelum memutuskan untuk membeli. Saya mencari tanda-tanda kerusakan atau keausan yang bisa menjadi masalah di masa mendatang," ujarnya, Jum'at (9/2/2024).

Di kesempatan yang sama Toni pemilik salah satu Mokas di Malang menyampaikan sebagai penjual, dia selalu memastikan motor yang dijual dalam kondisi yang baik.

"Saya merawatnya secara berkala dan menjaga kondisinya agar tetap prima. Saya juga tidak pernah menjual barang rusak atau tidak baik kepada pelanggan saya karena nanti tidak direkomendasikan, wah bahaya entar" ujarnya.

Selanjutnya periksa riwayat perawatan dan dokumen kendaraan yaitu dengan mengetes semua kondisi unit dengan menyalakan dan memeriksa apakah ada ciri atau tanda yang tidak pas dan aneh sebagai tanda kerusakan. Untuk dokumen pastikan semua lengkap, termasuk STNK dan faktur pembelian, kepada pembeli. Ini adalah bukti transparansi dan kepercayaan.

Untuk menekan harga beli mokas maka sangat maklum dilakukan penawaran harga, namun menawar juga harus dengan bijak, beberapa tips menawar motor bekas yang efektif dan jitu disampaikan oleh Stefen mahasiswa kampus swasta di Malang yaitu perlu dilakukan riset harga dan tawar dengan realistis.

"Sebelum saya menawar, saya selalu melakukan riset harga untuk motor bekas yang serupa. Bisa melalui HP dan juga informasi teman yang memahami jual beli, Ini membantu saya mengetahui harga pasar dan menawar dengan lebih bijak," ujarnya.

Disisi lain, respon dari Bagus penjual mokas di Malang tentang bagaimana memahami pembeli.

"Saya memahami bahwa pembeli akan mencoba menawar harga. Saya selalu terbuka untuk bernegosiasi, namun saya juga memiliki batas harga yang wajar untuk motor yang saya jual. Asal sopan dan wajar saya layani mas," ujarnya.

Selanjutnya dalam menawar harga perlu bersikap fleksibel dan bersikap sopan dalam bernegosiasi jangan pakai emosi.

"Saya menghargai setiap pembeli yang bersikap sopan dan terbuka dalam proses negosiasi mas. Saya juga layani kalau customer menawar namanya juga jual beli kalau komunikasi tik tok lebih menyenangkan.kan saya tinggal lapor Bos untuk turunin harga yang penting masih wajar," ujar Bella salah satu SPG mokas di malang dengan senyum manis.

Dengan komunikasi yang baik, pembeli diharapkan dapat memilih motor bekas dengan lebih bijak serta pas, sementara penjual dapat menjual motor mereka dengan transparansi dan kepercayaan. Tidak selamanya bekas itu jelek dan dengan pilihan cerdas mendapat unit motor juara.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....