Berdagang dengan Allah SWT Tidak Akan Rugi, Begini Penjelasannya
- 12 Jan 2024 17:37 WIB
- Malang
KBRN,Malang: Perdagangan adalah pekerjaan di mana pedagangnya pasti akan menemui satu dari dua kemungkinan, yaitu untung atau rugi. Jika keuntungannya melimpah, dia akan menjadi orang kaya. Sebaliknya jika ia merugi dalam jumlah yang besar alias bangkrut, dia akan jatuh miskin. Itulah perniagaan di dunia, kadang rugi kadang pula akan untung, kadang jatuh kadang berjaya, dan terkadang pula terkena tipu muslihat.
Ustadz Fakhrur Rouzi, M.Pd, kepada RRI dalam Dialog Mutiara Pagi (11/1/2024) mengatakan bahwa berbeda dengan perdagangan antara manusia dan Allah ta’ala, tidak pernah akan merugi selamanya. Allah subhana wa ta’ala berfirman:
اِنَّ الَّذِيۡنَ يَتۡلُوۡنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنۡفَقُوۡا مِمَّا رَزَقۡنٰهُمۡ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرۡجُوۡنَ تِجَارَةً لَّنۡ تَبُوۡرَۙ اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَۙ
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Alquran) dan melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukur”
(Q.S: Al Fathir Ayat 29-30).
Ustadz Fakhrur Rozi menjelaskan pada dua ayat tersebut, Allah menerangkan tiga perniagaan yang tidak akan merugi apabila dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, "Yaitu membaca Al Qur’an, mendirikan shalat, menafkahkan sebagian rizki yang diberikan Allah baik secara rahasia maupun terang-terangan" ucapnya.
Jika ada seorang muslim yang ingin mencapai sesuatu dalam hidupnya, maka sebaiknya ia bersedekah. Karena sedekah adalah kunci untuk menghilangkan kesulitan. "Berdagang di jalan Allah SWT adalah perdagangan yang menguntungkan. Jika ada orang Islam meninggal, maka pahala shalat di dekat kepalanya, pahala sedekah di sebelah kanannya dan pahala puasa ada di dadanya,"ungkapnya.
Diakhir dialog Ustadz Fakhrur Rouzi berpesan keuntungan tersebut dapat diwujudkan dengan menyempurnakan pahalanya. "Satu berpahala sepuluh, atau berpahala tujuh ratus atau bahkan keuntungan itu dilipat gandakan hingga tak dapat dihitung nilainya. Di samping pahala yang sempurna, juga akan ditambah dengan karunia lain yang tidak terbayang sebelumnya" tambahnya. (zln)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....