Kenali Ikan Invasif Pengganggu Sungai Indonesia

  • 05 Feb 2026 22:26 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Ikan invasif adalah spesies ikan non-asli yang masuk ke sungai-sungai Indonesia dan berkembang tanpa kontrol alami. Kehadiran mereka sering tidak terasa di awal, tetapi perlahan mengubah keseimbangan ekosistem. Banyak sungai di Indonesia kini tidak hanya dihuni ikan lokal, melainkan juga “pendatang” yang justru lebih dominan.

Dilansir dari WWF Indonesia, beberapa ikan invasif yang paling sering ditemukan antara lain ikan sapu-sapu, ikan nila, lele dumbo, dan ikan mas. Ikan-ikan ini awalnya dibawa untuk budidaya atau konsumsi, namun saat terlepas ke alam liar, populasinya melonjak drastis. Karena kuat dan mudah beradaptasi, mereka cepat menguasai sungai.

Selain itu, banyak ikan hias yang berubah menjadi invasif setelah dilepas sembarangan. Contohnya ikan louhan, red devil, oscar, dan peacock bass. Ikan-ikan ini bersifat agresif dan predator, sehingga memangsa ikan kecil serta telur ikan lokal. Dampaknya, populasi ikan endemik menurun tanpa disadari masyarakat.

Jenis ikan kecil pun tak kalah bermasalah. Guppy, molly, dan platy berkembang biak sangat cepat dan sulit dikendalikan. Meski ukurannya kecil, ikan-ikan ini mengganggu rantai makanan alami dan menggeser ikan lokal yang lebih sensitif terhadap perubahan lingkungan.

Ancaman ikan invasif tidak hanya pada ikan lain, tetapi juga pada habitat sungai. Ikan sapu-sapu dan ikan mas dikenal merusak dasar sungai dengan kebiasaan mengeruk lumpur. Akibatnya, air menjadi keruh, kualitas sungai menurun, dan habitat ikan asli rusak secara perlahan.

Menghadapi masalah ini, peran masyarakat menjadi sangat penting. Tidak melepas ikan peliharaan ke sungai dan lebih bijak dalam budidaya ikan adalah langkah sederhana namun berdampak besar. Sungai Indonesia adalah rumah bagi keanekaragaman hayati yang berharga, dan melindunginya berarti menjaga warisan alam untuk generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....