Kisah Habib Basirih Ulama Kalimantan Selatan
- 21 Mei 2025 09:57 WIB
- Samarinda
KBRN Samarinda ; Seorang ulama yang berasal dari Kalimantan Selatan. Yang hidup di masa penjajahan Belanda dan penjajahan Jepang di Banjarmasin. Yaitu Habib Basirih adalah Nama beliau atau nama asli beliau Hamid Bahasyim bin Abbas Bahasyim atau yang lebih dikenal sebagai Habib Hamid Bahasyim,.
Habib adalah zuriat Rasulullah Sallalahu Alaihi Wassalam dan seorang wali Allah yang majedub dan masyhur.dilansir dari id.wikipedia.org. Habib Hamid Bahasyim lahir pada 1860. dan meninggal pada tanggal 18 Jumadil awal 1949 pada umur lebih 90 tahun.
Habib Abbas Bahasyim adalah orang tua laki-laki habib basirih seorang yang taat beragama dan sangat mematuhi amalan-amalan sunah. Beliau memiliki Keluarga yang sangat religius yang sangat mempengaruhi terhadap pembentukan jiwa dan pertumbuhannya.
Di usia remaja, beliau menempuh pendidikan agama Islam di Makkah, Arab Saudi kepada ulama terkemuka dan berpengalaman. Di mekkah Habib dekat dengan ulama besar Jamaluddin al-Banjari, yang makamnya terletak di Sungai Jingah Banjarmasin.
Usai menyelesaikan menuntut ilmu beliau kembali ke tanah air, dan terlibat aktif dalam masyarakat. Dengan cara membimbing umat islam menuju jalan kebenaran sehingga mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. yang mengajarkan ilmu-ilmu penting dalam Islam seperti tauhid, fikih, dan tasawuf.
Al Habib Hamid memfokuskan diri pada perenungan diri dan khalwat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan menggali lebih dalam ilmu tasawuf serta melakukan berbagai riyadhah tarekat guna mencapai ma’rifatullah ketika beliau memasuki usia 50 tahun
Habib Hamid mempunyai tiga keturunan dari pernikahannya dengan seorang istri Gusti Hj. Hamidah, mereka adalah Syarifah Ruhayah, Habib Hasan, dan Syarifah Maryam. Tauladan nyata dalam menjalani kehidupan sesuai perintah Allah Subhanahu Wata Ala sudah dilaksanakan habib di masa hidupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....