Nutrisi Pendukung Program Hamil
- 08 Feb 2025 08:39 WIB
- Ranai
KBRN, Ranai : Untuk yang sudah menikah pasti menginginkan kehadiran buah hati, salah satunya dengan menjalankan program hamil. Selain menjalani pola hidup sehat, terpenuhinya asupan nutrisi selama menjalani program hamil menjadi salah satu faktor penentu yang dapat meningkatkan peluang kehamilan. Hal ini berlaku bukan hanya pada wanita, tetapi juga pada pria.
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu bisa membuat peluang hamil lebih besar dan program hamil yang perlu dijalani pun lebih singkat. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa kesuburan dapat dipengaruhi oleh apa yang dimakan. Dilansir dari Alodokter, ada beberapa jenis nutrisi untuk mendukung program hamil:
1. Zinc
Baik pria maupun wanita, sama-sama membutuhkan asupan zinc untuk mendukung program hamil. Pasalnya, pria dengan kadar zinc rendah memiliki kualitas sprema yang buruk. Sementara itu, kekurangan zinc pada wanita dapat menghambat perkembangan sel telur. Nutrisi untuk program hamil ini bisa diperoleh melalui konsumsi makanan laut, daging rendah lemak, buncis, asparagus, susu, dan keju.
2. Asam lemak omega-3
Asam lemak omega-3 sangat baik untuk meningkatkan kesuburan dan mendukung program hamil. Pada pria, asam lemak baik untuk meningkatkan pergerakan sperma. Sementara pada wanita, nutrisi ini diperlukan untuk mendukung fungsi hormon reproduksi. Asam lemak omega-3 bisa didapatkan dengan mengonsumsi ikan salmon, ikan sarden, kacang almond, kenari, dan biji labu.
3. Zat besi
Zat besi juga merupakan mineral penting yang dapat meningkatkan kesuburan. Kadar zat besi yang rendah dapat menyebabkan buruknya kualitas sel telur, sehingga kesempatan hamil semakin berkurang. Zat besi bisa diperoleh dari konsumsi daging merah, makanan laut, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan roti gandum.
4. Asam folat
Sebelum hamil hingga usia kehamilan 12 minggu, wanita membutuhkan sekitar 400 mikrogram asam folat. Nutrisi ini bermanfaat untuk mengurangi risiko bayi mengalami cacat tabung saraf, seperti spina bifida. Asam folat dapat ditemukan pada sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, sereal, dan buah jeruk.
5. Kalsium
Memiliki tulang yang kuat merupakan salah satu bentuk persiapan sebelum kehamilan. Hal ini dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan kalsium setiap harinya. Asupan kalsium bisa diperoleh dari berbagai sumber, seperti susu sapi, susu kedelai, ikan teri, dan kacang-kacangan. Kebutuhan kalsium pada wanita adalah 1.000 miligram per hari dan akan bertambah seiring dengan pertambahan usia kehamilan. Jika tubuh kekurangan kalsium, janin akan mengambil kalsium dari tulang calon Ibu sehingga meningkatkan risiko terkena osteoporosis
Selain nutrisi untuk program hamil di atas, ada pula beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari, seperti makanan tinggi lemak dan minuman berkafein, beralkohol, serta mengandung banyak gula atau pemanis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....