Kebiasaan Rasulullah SAW dalam Menerapkan Pola Hidup Sehat
- 24 Jan 2025 11:19 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda : Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menerapkan kebiasaan sehat. Pola hidup sehat sudah ada dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW sejak lama. Apalagi kesehatan tubuh termasuk poin penting dalam ajaran Islam.
Kebiasaan sehat ala Rasulullah SAW tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga untuk kesejahteraan mental dan spiritual. Dalam Al-Qur’an surat Al Ahzab ayat 21 disebutkan “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah,".
“Maka dari ayat tersebut menjelaskan ketika kita ingin mendapat rahmat Allah SWT, kasih sayang Allah SWT yaitu dengan mengikuti apa yang dilakukan Rasulullah SAW”, sebut Ustad Yasserahman, S.Pd dari Muhammadiyah saat mengisi Hikmah Pagi Pro 4 Samarinda, Kamis (16/1/25).
Dia melanjutkan melalui penerapan kebiasaan ini, kita dapat mencapai hidup yang lebih seimbang dan harmonis, yang berlandaskan pada ajaran Islam. Dengan tubuh yang sehat dapat membuat seseorang bisa menjalani aktivitas serta ibadah dengan jiwa baik dan pikiran seimbang.
“Kebiasaan yang pertama yaitu makan dan minum dengan duduk, jadi sebenarnya kebiasaan ini dampaknya untuk kesehatan sangat luar biasa”, sebut Ustad Yasser.
Hadits yang diceritakan Anas bin Malik RA Dari Nabi SAW bahwasanya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. "Qatadah berkata bahwa mereka kala itu bertanya (pada Anas), "Bagaimana dengan makan (sambil berdiri)?" Anas menjawab: "Itu lebih parah dan lebih jelek." (HR Muslim).
Ustad Yasser menjelaskan Islam sudah mengajarkan kita untuk makan dan minum tidak berdiri, dalam kesehatan pun kebiasaan ini berdampak buruk, pertama dapat menimbulkan peradangan pada sendi karena terganggunya keseimbangan cairan dalam tubuh. Kedua dapat menyebabkan gangguan ginjal, karena gangguan keseimbangan tadi tidak stabil bisa menyebabkan gangguan ginjal.
“Selanjutnya tubuh tidak mendapat konsumsi cairan yang cukup, ini bisa menyebabkan dehidrasi, dan terakhir mendorong makanan dengan cepat dan kurang baik dalam mengunyah akibatnya dinding lambung dan usus terbuka terkikis dan luka”, jelasnya.
Kebiasan Rasulullah SAW berikutnya adalah tidak gampang atau mudah marah. “Jadi orang yang suka marah – marah akan mudah mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi”, sebut Ustad Yasser. Penyakit marah ini memang bisa mempengaruhi otak kita, keseimbangan mental kita yang bisa menyebabkan hiopertensi dan penyakit jantung. “Rasulullah SAW itu tidak gampang marah, dia marah jika harga diri Islam, kemulian islam itu di hina, untuk prilaku kesehariannya rasul tidak gampang marah”, katanya.
Ustad Yasser diakir acara mengajak umat Muslim untuk mengikuti kebiasaan baik Rasulullah SAW yaitu makan dan minum dengan duduk serta selalu menjaga emosi dalam diri kita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....