Lapas Kupang Bangun Ekosistem Pemasyarakatan Hijau

  • 02 Okt 2026 10:16 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem pemasyarakatan hijau melalui sinergi dengan Bank Sampah Mutiara Timur pada, Kamis 1 Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kupang dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang lebih tertata sekaligus mendukung penerapan pengelolaan sampah berbasis Zero Waste di lingkungan pemasyarakatan.

Kalapas Kupang, Wawan Irawan, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa, pengelolaan sampah merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan Lapas yang bersih, sehat, dan nyaman. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat penerapan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Melalui sinergi ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat. Tidak hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan Lapas, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan dan membangun kebiasaan positif bagi warga binaan,” ujar Wawan.

Sinergi tersebut turut melibatkan Meilsi Anita Mansula, selaku Direktur Utama sekaligus pendiri dan pemimpin Bank Sampah Mutiara Timur. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kupang untuk memperkuat pengelolaan sampah melalui pemilahan serta pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung Lapas Kupang dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, mulai dari pemilahan sampah hingga pemanfaatan kembali sampah yang masih dapat diolah. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian petugas dan warga binaan terhadap pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Bagi Lapas Kupang, pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan aspek kebersihan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembinaan. Warga binaan dapat memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah, mengurangi timbulan sampah, serta memanfaatkan kembali barang yang masih memiliki nilai guna.

Sinergi dengan Bank Sampah Mutiara Timur juga menjadi langkah Lapas Kupang dalam memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Kupang berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Wawan berharap sinergi dengan Bank Sampah Mutiara Timur dapat terus dikembangkan dan menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan maupun warga binaan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari budaya di Lapas Kupang. Dengan pengelolaan sampah yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus memberikan pembelajaran dan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan,” ujarnya.

Melalui langkah tersebut, Lapas Kelas IIA Kupang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada keamanan dan pembinaan, tetapi juga peduli terhadap lingkungan melalui penerapan pemasyarakatan hijau yang berkelanjutan. (VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....