Kanwil BPN NTT Dorong NPGT Kecamatan Berbasis Data Spasial untuk Penataan Wilayah

  • 18 Sep 2026 14:48 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Data pertanahan yang akurat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan penataan ruang dan pembangunan wilayah yang terarah. Untuk memperkuat hal tersebut, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Bidang Penataan dan Pemberdayaan melaksanakan Ekspose Hasil Penyusunan Neraca Penatagunaan Tanah (NPGT) Kecamatan, Rabu, 16 September 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat sekaligus mengevaluasi hasil penyusunan NPGT sebagai instrumen penyedia informasi pertanahan berbasis data spasial. Melalui NPGT, berbagai kondisi dan dinamika penggunaan tanah dapat disajikan secara lebih sistematis sehingga dapat mendukung kebutuhan perencanaan pembangunan dan penataan ruang.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Provinsi NTT, Yusak H. T. Benu, S.ST. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dyah N.H. dari Direktorat Penatagunaan Tanah, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang memberikan arahan serta masukan terhadap hasil penyusunan NPGT Kecamatan.

Dalam ekspose, dipaparkan sejumlah informasi strategis mengenai kondisi pertanahan, meliputi penguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah. Informasi tersebut kemudian dianalisis untuk melihat kesesuaian penggunaan tanah dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) maupun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Tidak hanya menggambarkan kondisi eksisting, NPGT juga menyajikan informasi mengenai ketersediaan tanah yang dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam mendukung kebutuhan pembangunan wilayah. Keberadaan informasi tersebut dinilai penting karena perencanaan pembangunan membutuhkan data yang tidak hanya lengkap, tetapi juga akurat dan dapat menggambarkan kondisi wilayah secara aktual.

Dengan pendekatan spasial, informasi pertanahan dapat dipetakan secara lebih jelas dan digunakan untuk mendukung proses perencanaan maupun evaluasi. Hasil penyusunan NPGT Kecamatan selanjutnya diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam perencanaan dan evaluasi di bidang pertanahan dan tata ruang.

Data tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan penelitian serta berbagai kebutuhan lain yang berkaitan dengan penataan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah.

Melalui kegiatan ekspose ini, Kanwil BPN Provinsi NTT terus mendorong agar NPGT Kecamatan menghasilkan data dan informasi yang valid, akurat, serta mutakhir.

Kualitas data menjadi bagian penting dalam memastikan informasi yang tersedia dapat memberikan gambaran yang dapat dipertanggungjawabkan mengenai kondisi pertanahan di suatu wilayah. Ke depan, ketersediaan NPGT diharapkan semakin memperkuat dukungan terhadap pengambilan kebijakan, penyusunan rencana tata ruang, serta pembangunan wilayah di Provinsi NTT.

Dengan dukungan data spasial yang memadai, penataan dan pemanfaatan tanah diharapkan dapat berlangsung secara lebih tertib, terarah, dan berkelanjutan. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....