Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN Bangun Listrik Desa di 3 Desa Terpencil TTS
- 31 Agt 2026 13:23 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, TTS - Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas), PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dan berkeadilan hingga ke pelosok negeri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui mulainya tahap pembangunan Jaringan Listrik Desa (Lisdes) di Desa Mutis, Nenas, dan Nuapin, Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai bentuk pendekatan layanan kepada calon pelanggan, PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) So’e menggelar sosialisasi tatap muka kepada masyarakat pada 26–27 Agustus 2026 di masing-masing kantor desa.
Sosialisasi ini mencakup edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan (K3), pembebasan jalur jaringan (Right of Way), hingga kemudahan prosedur penyambungan baru. Langkah awal ini dilakukan agar warga siap menyambut hadirnya energi listrik secara aman, tertib, dan cepat begitu infrastruktur selesai dibangun.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menyatakan bahwa momen Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat utama bagi PLN untuk terus mendengarkan dan memenuhi harapan masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah terpencil.
"Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum bagi kami untuk merefleksikan kembali komitmen pelayanan PLN," ujarnya.
Menurut Dia senyum dan kebahagiaan pelanggan adalah prioritas. Karena itu, Listrik bukan sekadar menghadirkan cahaya, tetapi membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat di pelosok NTT untuk belajar, bekerja, mengembangkan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
| Baca juga: Warga Kupang Andalkan Pasokan Air Tangki |
Eko menuturkan, penantian puluhan tahun warga Mutis, Nenas, dan Nuapin menjadi dorongan moral bagi seluruh insan PLN untuk mengawal pembangunan jaringan listrik ini hingga tuntas dan aman.
Kegiatan sosialisasi dan pendistribusian material konstruksi ke lokasi proyek disambut haru dan antusias oleh para tokoh serta warga desa setempat:
Kepala Desa Mutis, Petrus Tamelab, menyampaikan bahwa momentum menjelang Hari Pelanggan Nasional ini menjadi jawaban atas penantian panjang warga. "Setelah berdoa dan menanti selama 81 tahun, saatnya doa kita untuk menikmati terang segera terjawab," ucapnya.
Sekretaris Desa Nuapin, Maksi Melianus Tapatab, memaknai pelayanan PLN ini sebagai bentuk kemerdekaan sejati. "Kami memang merdeka sejak 1945, tetapi kemerdekaan itu benar-benar terasa utuh ketika PLN hadir dan kami akhirnya merdeka dari gelap," tutur Maksi.
Kepala Desa Nenas, Simon Sasi, menyampaikan apresiasi dan mengajak seluruh warga mendukung penuh pengerjaan jalur jaringan agar berjalan lancar. Manager PLN UP2K Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, menambahkan bahwa semangat Hari Pelanggan Nasional menjadi pemacu bagi tim di lapangan untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
"Terang untuk ketiga desa ini adalah impian lama warga. Dengan sinergi dan kolaborasi penuh antara PLN, pemerintah desa, mitra kerja, dan masyarakat, kami optimistis listrik dapat segera menyala dan membawa manfaat nyata bagi aktivitas produktif warga Fatumnasi," kata Albertus.
Melalui momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN berharap listrik yang akan segera menyala di Kecamatan Fatumnasi tidak hanya menerangi rumah-rumah warga, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat pelayanan publik, serta memberikan senyum kepuasan bagi seluruh pelanggan PLN hingga ke pelosok negeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....