Tim SAR Evakuasi 7 Korban Gempa M 7,7 Manggarai Timur ke Labuan Bajo
- 20 Agt 2026 10:56 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Tim SAR Gabungan terus mempercepat proses evakuasi korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Manggarai Timur pada 15 Agustus 2026. Para korban, yang mengalami luka berat, langsung dievakuasi ke Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Pratama Komodo.
Hingga Selasa 18 Agustus 2026 pukul 15.00 WITA, sebanyak tujuh korban dengan kondisi luka berat telah berhasil dievakuasi melalui jalur udara. Para korban mengalami sejumlah cedera, di antaranya patah tulang, dislokasi, trauma vertebralis, serta luka parah pada bagian tangan.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan korban yang membutuhkan penanganan medis segera.
“Hingga pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi tujuh korban gempa dengan kondisi luka berat. Evakuasi dilakukan dalam dua kloter. Kloter pertama menggunakan Helikopter Dauphin dengan membawa tiga korban dan tim medis, sementara kloter kedua membawa empat korban,” kata Kepala Basarnas
Untuk mendukung percepatan evakuasi, Helikopter Dauphin terus disiagakan dan dioperasikan secara intensif di wilayah yang terdampak paling parah, khususnya di Kabupaten Manggarai Timur. Penggunaan jalur udara menjadi salah satu upaya untuk mempercepat proses pemindahan korban dari lokasi terdampak menuju fasilitas kesehatan.
Selain evakuas jalur udara, penguatan personel dan sarana pendukung di lapangan juga terus dilakukan. Sore ini, Tim Rescue Kantor SAR Kupang bersama unsur TNI, Polri, dan Potensi SAR dari Kupang diberangkatkan menuju wilayah terdampak menggunakan KN SAR Antareja.
Penambahan kekuatan personel dan armada tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban, sekaligus memperkuat respons SAR di sejumlah wilayah yang masih membutuhkan penanganan. Hingga kini, Tim SAR Gabungan hingga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan korban berjalan cepat, aman, dan terkoordinasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....