KKP Kaitkan Kebersihan Pantai dengan K-SIGN Rote
- 16 Agt 2026 22:30 WIB
- Kupang
Poin Utama
- Kementerian Kelautan dan Perikanan menyelenggarakan aksi bersih Pantai Desa Papela di Rote Ndao untuk menjaga lingkungan pesisir yang mendukung industri garam berkelanjutan.
- Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, A. Koswara, menekankan bahwa kebersihan pantai sangat penting untuk kelancaran pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) Garam Rote.
- Kegiatan aksi bersih pantai menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 dan merupakan komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan lingkungan pesisir.
RRI.CO.ID, Rote - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengaitkan kebersihan Pantai Desa Papela di Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao, NTT dengan pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) Garam Rote. Menurut KKP, industri garam berkelanjutan membutuhkan lingkungan pesisir yang bersih dan sehat.
Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, A. Koswara, menyampaikan hal tersebut saat aksi bersih Pantai Desa Papela pada Minggu, 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Koswara mengatakan K-SIGN Rote diarahkan menjadi sentra produksi garam berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Potensi laut, lahan pesisir, iklim, dan sumber daya Rote diharapkan menghasilkan nilai ekonomi masyarakat.
“Kita tidak mungkin membangun industri garam berkelanjutan apabila lingkungan pesisirnya tidak kita jaga,” ujar Koswara. Ia menilai pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan harus berjalan secara bersamaan.
Menurut Koswara, swasembada garam bukan sekadar meningkatkan jumlah produksi nasional. Swasembada harus menghasilkan garam berkualitas, berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan petambak dan masyarakat pesisir.

Karena itu, aksi bersih Pantai Papela dinilai relevan dengan pembangunan K-SIGN Garam Rote. Lingkungan pesisir yang sehat menjadi salah satu pendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi kelautan.
Koswara mengajak masyarakat menjadikan Pantai Papela sebagai simbol lingkungan bersih dan produksi berkelanjutan. “Pantai yang bersih untuk lingkungan sehat, produksi garam kuat untuk ekonomi masyarakat,” katanya.
KKP juga mendorong penguatan kapasitas petambak dan peningkatan kualitas produksi garam Rote. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian garam nasional.
Koswara berharap masyarakat Rote menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi kelautan yang berkelanjutan. “Dari Rote untuk Indonesia, kita bangun kemandirian garam dan ekonomi kelautan berkelanjutan,” ujarnya. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....