GMNI NTT Jadwalkan Tanam Ratusan Pohon di Kawasan Mata Air Bello

  • 04 Jul 2026 08:20 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggelar bakti sosial lingkungan dengan menanam ratusan anakan beringin dan pinang di kawasan sumber mata air Oelnaipaut dan Oelnaineno, Kelurahan Bello, Kota Kupang, Sabtu 4 Juli 2026. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Daerah Persatuan Alumni GMNI NTT yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli mendatang.

Ketua panitia, Yoppi Lati, di Kupang, Jumat 3 Juli 2026 mengatakan, aksi penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian alumni GMNI terhadap pelestarian lingkungan. Terutama menjaga keberlanjutan sumber-sumber air yang menjadi penopang kebutuhan masyarakat.

"Penanaman pohon ini merupakan wujud kecintaan kami terhadap lingkungan. Kami ingin ikut menjaga kelestarian kawasan mata air melalui peremajaan pohon-pohon pelindung sehingga fungsi resapan air tetap terpelihara," ujarnya.

Selain penghijauan, Persatuan Alumni GMNI NTT juga akan membagikan sejumlah buku tulis kepada anak-anak di Kelurahan Bello sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

Menurut Yoppi, kegiatan sosial tersebut diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menghadirkan kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat sekitar.

Lurah Bello melalui Ketua RW 003 Kelurahan Bello, Goris Takene, membenarkan rencana pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengatakan panitia telah melakukan koordinasi dan survei lokasi beberapa hari sebelumnya bersama masyarakat setempat.

"Pak Yoppi Lati sudah menghubungi kami dan melakukan survei lokasi. Pada prinsipnya masyarakat Bello sangat mendukung kegiatan ini karena bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan sumber mata air," katanya.

Menurut Goris, keberadaan pohon-pohon besar di sekitar mata air memiliki peran penting dalam menjaga cadangan air tanah serta mempertahankan debit air yang dimanfaatkan warga sehari-hari. Karena itu, upaya penghijauan dinilai menjadi langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan sumber daya air di tengah meningkatnya tantangan kerusakan lingkungan. (GT/ST)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....