BULOG Serap 3 Juta Ton Gabah-Beras, Stok CBP Tembus Rekor 5 Juta Ton
- 04 Jun 2026 12:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Perum BULOG mencatatkan rekor baru dalam pengadaan pangan nasional. Hingga 3 Juni 2026, serapan gabah dan beras petani secara nasional tembus 3.008.626 ton setara beras atau 3,01 juta ton.
Capaian ini setara 75 persen dari target pemerintah 4 juta ton untuk 2026 dan dicapai dalam waktu kurang dari enam bulan. Di Nusa Tenggara Timur, BULOG Kanwil NTT berkontribusi 3.992 ton setara beras.
Angka ini menjadi bagian dari penguatan Cadangan Beras Pemerintah CBP yang saat ini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan pangan modern. Pimpinan BULOG Kanwil NTT Arrahim K. Kanam mengatakan, pengadaan tahun ini tetap dilakukan untuk gabah maupun beras dengan memanfaatkan potensi musim tanam kedua yang masih berlangsung di sejumlah daerah di NTT.
"Realisasi 3.992 ton setara beras menunjukkan komitmen kami hadir di tengah petani, memastikan hasil panen terserap optimal, serta mendukung ketahanan pangan nasional, " ujar Arrahim di Kupang, Selasa 3 Juni 2026. Keberhasilan serapan nasional ini didukung kebijakan Harga Pembelian Pemerintah HPP gabah kering panen Rp6.500 per kilogram. HPP efektif memberi kepastian pasar bagi petani di seluruh Indonesia.
Capaian ini juga tidak lepas dari kerja bersama petani, pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, penggilingan padi, hingga insan BULOG yang bekerja tanpa henti selama musim panen. Dampak langsung dari serapan besar ini adalah penguatan stok CBP yang kini melampaui 5 juta ton. Stok tersebut menjadi jaminan ketersediaan pangan untuk stabilisasi harga, bantuan pangan, hingga mitigasi bencana dan gejolak pasar.
BULOG optimistis target 4 juta ton dapat tercapai bahkan sebelum akhir tahun, seiring masih berlangsungnya panen di wilayah strategis. "Keberhasilan serapan ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama stakeholder mewujudkan swasembada pangan," ujar Arrahim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....