Terjatuh di Limbah Tahu Airnona Kupang, Pria 67 Tahun Ditemukan Tewas
- 02 Jul 2026 12:10 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah seorang pria berusia 67 tahun yang terjatuh ke dalam limbah pembuangan tahu di Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis 2 Juli 2026. Korban ditemukan meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Mexianus Bekabel, mengatakan laporan masuk ke pihaknya pada pukul 08.55 WITA dari Kanit Intel Polsek Kota Raja, Fridsia. Korban bernama Karel Bire dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Rabu 1 Juli 2026 malam.
Keluarga bersama warga sudah melakukan pencarian mandiri namun belum membuahkan hasil. “Warga menemukan korban berada di dalam limbah pembuangan tahu sekitar pukul 08.20 WITA. Selanjutnya pukul 08.45 WITA, Polsek Kota Raja melapor ke Kantor SAR Kupang untuk meminta bantuan operasi SAR,” ujar Mexianus.
Menindaklanjuti laporan, 10 personel Tim Rescue Kantor SAR Kupang diberangkatkan pukul 09.05 WITA menuju lokasi. Mereka menggunakan dua unit Rescue D-Max lengkap dengan peralatan mountaineering, medis, dan pendukung SAR.
Jarak lokasi kejadian sekitar 9,8 kilometer radial arah 247,5° barat daya dari Kantor SAR Kupang. Tim tiba di lokasi pukul 09.27 WITA dan langsung bergabung dengan unsur SAR gabungan.
Sebelum evakuasi, On Scene Coordinator atau OSC memberikan briefing terkait rencana operasi, pembagian tugas, serta prosedur keselamatan kepada seluruh unsur. Proses evakuasi berjalan cepat. Pukul 09.54 WITA, jenazah Karel Bire berhasil diangkat dalam keadaan meninggal dunia.
| Baca juga: Tukang Tambal Ban Dukung Sensus Ekonomi 2026 |
Jenazah kemudian diserahkan ke pihak kepolisian untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang guna penanganan lebih lanjut. Karel Bire merupakan warga yang beralamat di RT 016/RW 005, Kelurahan Manutapen, Kota Kupang.
Operasi SAR dinyatakan selesai pukul 10.10 WITA setelah OSC menggelar debriefing. Seluruh unsur dikembalikan ke instansi masing-masing.
Unsur yang terlibat yakni Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polsek Kota Raja, BPBD Kota Kupang, Kelurahan Airnona, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Mexianus mengapresiasi sinergi seluruh pihak. “Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama yang baik antar unsur SAR. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan, dedikasi, dan respons cepat. Meskipun korban ditemukan meninggal dunia, seluruh proses evakuasi dapat dilaksanakan dengan aman, cepat, dan sesuai prosedur,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....