Peluang Kerja Perawat dan Kuliner di Jerman Terbuka bagi Tenaga Kerja Asal NTT
- 09 Jun 2026 16:14 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur membuka peluang kerja ke Jerman bagi tenaga kerja asal NTT melalui jalur resmi dan terstruktur. Kesempatan tersebut difokuskan pada sektor tenaga kesehatan, khususnya perawat, serta bidang kuliner yang saat ini masih membutuhkan banyak tenaga kerja terampil.
Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, mengatakan peluang kerja di Jerman terbuka bagi masyarakat NTT yang memiliki kompetensi dan kemauan untuk meningkatkan kemampuan diri. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses kerja luar negeri yang aman dan sesuai prosedur.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat NTT berangkat dengan bekal kompetensi yang diakui oleh dunia,” ujar Suratmi.
Menurutnya, persyaratan untuk mengikuti program tersebut relatif terbuka. Tidak ada batasan usia yang menjadi syarat utama, selama calon peserta memiliki kemampuan dan kesediaan untuk mempelajari bahasa asing yang dibutuhkan dalam proses penempatan.
Untuk mendukung kesiapan calon pekerja migran, BP3MI NTT menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga internasional dan mitra strategis. Kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja agar mampu bersaing di pasar kerja global, khususnya di negara-negara Eropa.
Melalui kerja sama tersebut, Suratmi mengatakan, peserta akan memperoleh pelatihan bahasa secara intensif tanpa dipungut biaya. Selain itu, program peningkatan kapasitas juga diberikan kepada para guru bahasa asing di tingkat sekolah menengah sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia sejak dini.
NTT menjadi salah satu daerah prioritas dalam pengembangan program karena dinilai memiliki potensi sumber daya manusia yang besar. Dengan dukungan berbagai pihak, pemerintah berharap semakin banyak tenaga kerja asal NTT yang mampu mengisi kebutuhan tenaga profesional di sektor kesehatan dan kuliner di Jerman.
Suratmi pun mengajak masyarakat yang berminat untuk mencari informasi resmi dan mendaftarkan diri melalui instansi terkait. Peluang kerja internasional ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi generasi muda untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi angka pengangguran di daerah. (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....