Gubernur NTT Dorong Wirausaha Muda Kembangkan Potensi Lokal NTT
- 06 Jul 2026 22:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak Orang Muda Katolik (OMK) menjadi generasi wirausaha yang mampu mengembangkan potensi lokal dan memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri penutupan Nusra Youth Day (NYD) III di Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret, Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu, 5 Juli 2026. Menurut Gubernur, pembangunan NTT tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif generasi muda yang berani menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan. "Jadilah pengusaha. Rumah kita bersama, mari kita bangun bersama. Teruslah menjadi anak muda yang produktif," ujar Melki Laka Lena.
Ia menilai NTT memiliki kekayaan sumber daya alam, budaya, dan produk lokal yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi usaha bernilai ekonomi tinggi. Karena itu, kaum muda didorong agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui inovasi dan kewirausahaan.
Menurut Melki, Pemerintah Provinsi NTT terus membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha muda melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), pendampingan UMKM, hingga perluasan akses pasar bagi produk-produk lokal. Ia menjelaskan, penguatan kewirausahaan menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui pendekatan One Village One Product (OVOP).
Program tersebut mendorong setiap desa mengembangkan produk unggulan sesuai potensi wilayahnya sehingga memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar regional maupun nasional. Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat pemasaran produk unggulan daerah melalui NTT Mart, sehingga hasil produksi masyarakat memiliki akses pasar yang lebih luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha.
Melki berharap Orang Muda Katolik dapat menjadi motor penggerak lahirnya usaha-usaha baru yang memanfaatkan potensi pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga industri berbasis budaya lokal. Menurutnya, semangat kewirausahaan harus dibangun sejak usia muda agar generasi penerus memiliki mental mandiri, inovatif, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Selain mendorong kemandirian ekonomi, Gubernur juga mengajak OMK terus meningkatkan kualitas diri melalui budaya literasi dan pendidikan. Ia menilai sumber daya manusia yang unggul menjadi fondasi penting dalam menciptakan wirausaha yang kompetitif dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Ajakan tersebut sejalan dengan semangat Nusra Youth Day III yang mengusung tema "Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Gereja", yakni membentuk generasi muda yang tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga produktif, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Melalui momentum NYD III, para peserta diharapkan kembali ke keuskupan masing-masing dengan semangat membangun usaha berbasis potensi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur. (rls/DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....