Yosef Lede Ajak Mahasiswa Kukerta Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

  • 30 Mei 2026 14:40 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Bupati Kupang Yosef Lede mengajak mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program ketahanan pangan di daerah.

Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan materi pembekalan kepada 470 mahasiswa Kukerta UPG 1945 NTT di Aula El Tari Provinsi NTT, Jumat, 29 Mei 2026.

Dalam pemaparannya, Yosef Lede menegaskan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Salah satu sektor yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak saat ini adalah sektor pertanian dan ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Menurut Yosef, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petani semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dari dunia pendidikan, kalangan akademisi, serta masyarakat luas. Melalui program Kukerta, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat memberikan edukasi, pendampingan, dan inovasi kepada masyarakat di desa-desa.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Kupang memiliki potensi lahan yang cukup luas untuk mendukung pengembangan sektor pertanian. Namun, potensi tersebut harus dimanfaatkan secara optimal agar mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Karena itu, Yosef mendorong mahasiswa untuk mengajak masyarakat memanfaatkan lahan-lahan kosong yang belum produktif menjadi area pertanian yang menghasilkan. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat memberikan kontribusi besar dalam memperkuat ketersediaan pangan lokal.

Selain meningkatkan produksi pangan, pemanfaatan lahan kosong juga dapat membantu masyarakat memperoleh tambahan pendapatan. Dengan demikian, ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan.

Dalam kesempatan tersebut, Yosef juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi salah satu program strategis nasional. Ia menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada ketersediaan bahan pangan yang cukup dan berkelanjutan di daerah.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kupang terus berupaya membangun sistem rantai pasok pangan yang melibatkan petani lokal sebagai pemasok utama. Langkah ini dilakukan agar manfaat ekonomi dari program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Yosef mengatakan pemerintah berupaya memastikan kebutuhan pangan masyarakat maupun kebutuhan program Makan Bergizi Gratis dapat dipenuhi dari hasil produksi petani daerah. Dengan cara itu, perputaran ekonomi dapat terjadi di tingkat lokal dan memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat.

"Apa yang sudah ditentukan oleh Presiden, itu yang kami kerjakan. Kami mengupayakan agar rantai pasokan kebutuhan pangan masyarakat dibeli langsung dari hasil tanaman masyarakat sendiri," ucap Bupati Kupang, Yosef Lede.

Meski demikian, Yosef mengakui bahwa pemerintah daerah masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dari sisi anggaran. Namun, menurutnya kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan berbagai upaya pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan bahwa kreativitas, inovasi, dan kemauan untuk bekerja sama menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, mahasiswa diminta untuk berpikir terbuka dan berani menghadirkan gagasan baru yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.

"Keterbatasan anggaran tidak boleh membatasi pemikiran kita untuk terus berjuang demi masyarakat," kata Yosef Lede.

Lebih lanjut, Yosef berharap para mahasiswa Kukerta dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyebarluaskan semangat kemandirian pangan di masyarakat. Kehadiran mahasiswa di desa-desa diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inisiatif baru dalam bidang pertanian, peternakan, perikanan, maupun usaha produktif lainnya. (AI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....