Sekda Kupang Sambut Menteri Desa, Dorong Penguatan BUMDes dan Pariwisata

  • 20 Mei 2026 16:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, menerima kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Jumat, 15 Mei 2026. Kunjungan tersebut berkaitan dengan keberhasilan BUMDes Damai yang dinilai sukses mengelola potensi desa secara berkelanjutan dan telah memiliki badan hukum lengkap.

BUMDes tersebut dikenal mampu meningkatkan pendapatan desa melalui pengembangan sektor pariwisata dan budidaya rumput laut. Dalam sambutannya, Mateldius Sanam menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Desa merupakan kehormatan sekaligus motivasi besar bagi masyarakat Kabupaten Kupang untuk terus membangun desa secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan BUMDes Damai menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Lifuleo dalam mengelola potensi lokal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk terus memperkuat keberadaan BUMDes di seluruh wilayah Kabupaten Kupang sebagai pilar pembangunan ekonomi masyarakat desa.

“BUMDes Damai Lifuleo telah memaksimalkan potensi pariwisata Pantai Oelsina yang memiliki keindahan pesisir dan pemberdayaan rumput laut. Menjadikannya memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang sangat baik, sehingga kami percaya bahwa pengembangan BUMDes Dama akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Mateldius Sanam.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mengatakan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat. Yandri menilai Desa Lifuleo dan Kabupaten Kupang secara umum memiliki potensi besar untuk berkembang, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.

“Seperti Desa Lifuleo ini yang memiliki potensi pariwisata pantai yang sangat baik, bila dikembangkan secara kolaboratif antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Desa. Maka potensi ini akan berkembang maksimal dan menghasilkan bagi masyarakat secara luas,” kata Yandri.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Tabrani, anggota DPRD Kabupaten Kupang Absalom Buy dan Rudi Rildy Amtiran, Kepala Dinas PMD Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, Camat Kupang Barat, Kepala Desa Lifuleo, para kepala desa dan lurah sekitar, serta masyarakat setempat. (DW)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....