Yayasan Alfa Omega Tarus Kupang Mengelola Dapur MBG
- 21 Mei 2026 15:32 WIB
- Kupang
RRI.DO.ID, Kupang – Yayasan Alfa Omega Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tarus Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerapkan sistem manajemen profesional dan higienis dalam pengelolaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui koordinasi yang terstruktur dan pengawasan ketat, dapur ini berkomitmen menyajikan makanan berkualitas tinggi bagi ribuan siswa serta kelompok rentan di wilayah sekitar.
Ketua YAO GMIT, Pnt. Nitanel Pandie, menegaskan bahwa seluruh penyelenggaraan dapur tersebut berjalan atas dukungan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yayasan. Regulasi ini memungkinkan terciptanya koordinasi dan komunikasi yang efektif di lapangan.
“Jika ada soal yang muncul dengan persiapan bahan baku makanan, kami langsung mengatasinya sekalipun itu merugikan. Sebab kami ingin menyajikan makanan yang bergizi dan higienis kepada para penerima manfaat,” kata Nitanel, Rabu 12 Mei 2026.
Penerapan standar mutu ini dibuktikan dengan nihilnya kasus gangguan kesehatan pada sasaran program. Person in Charge (PIC) Dapur MBG YAO, Melakianus Potehadi, menjelaskan bahwa seluruh proses pengolahan makanan di dapur MBG wajib melewati serangkaian tahapan pemeriksaan yang ketat.
Proses dimulai saat pemasok (supplier) membawa bahan mentah yang langsung diperiksa oleh divisi penerimaan, asisten lapangan, dan ahli gizi untuk memastikan kelayakan kualitasnya. Selanjutnya, bahan makanan masuk ke divisi persiapan untuk pengecekan volume sesuai kebutuhan porsi, lalu diolah oleh divisi masak yang dipimpin oleh koki bersertifikat pelatihan.
Sebelum didistribusikan, makanan kembali diperiksa di bagian pengemasan (packing). “Anak-anak yang kami layani belum pernah mengalami keracunan. Bahan makanan itu harus kualitas yang baik, agar anak-anak yang menikmati sehat, sebab ada juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ucapnya. (humas/anna)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....