Warga Binaan Rutan SoE Buktikan Produktivitas lewat Program SAE
- 10 Jun 2026 22:30 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Program pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB SoE kembali membuahkan hasil membanggakan. Melalui kegiatan pertanian yang dikelola di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), sebanyak 100 kilogram sawi berhasil dipanen dan langsung dipasok ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nunumeu untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat.
Panen yang berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026 tersebut melibatkan lima orang warga binaan yang aktif mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga pengembangan keterampilan produktif yang bernilai ekonomi.
Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, menyampaikan bahwa hasil panen tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. “Panen ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kami tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan bertani, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab. Hasilnya hari ini dapat dirasakan melalui panen sawi yang seluruhnya terserap untuk kebutuhan masyarakat melalui SPPG Nunumeu,” ujarnya.
Program pertanian SAE Rutan SoE sendiri terlaksana berkat kolaborasi dengan Yayasan Krisna Foundation yang mendampingi seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pembersihan lahan, pembuatan bedengan, hingga penanaman dan perawatan tanaman. Petugas pengelola SAE, Juan Sau, mengungkapkan bahwa sinergi yang terjalin dengan Yayasan Krisna Foundation memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan warga binaan dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan.
“Sejak awal kami bersama Yayasan Krisna Foundation melakukan pembersihan lahan, pembentukan bedengan, hingga proses penanaman dan perawatan tanaman. Kolaborasi ini membantu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan Warga Binaan dalam mengelola pertanian secara baik dan berkelanjutan,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari pihak pemasok SPPG Nunumeu. Inyo Lay menilai hasil panen sawi dari SAE Rutan SoE memiliki kualitas yang baik dan layak menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan pangan masyarakat.
“Kami melihat hasil panen sawi dari Rutan SoE memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dipasok ke SPPG. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berjalan karena selain memenuhi kebutuhan bahan pangan, juga mendukung program pembinaan yang dilaksanakan di Rutan SoE,” katanya.
Melalui program SAE, Rutan SoE terus mengembangkan berbagai kegiatan produktif sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang memberikan keterampilan praktis, membuka peluang usaha, serta menumbuhkan kepercayaan diri bagi warga binaan untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Panen 100 kilogram sawi ini menjadi simbol bahwa pembinaan yang tepat mampu mengubah potensi menjadi produktivitas, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....